SILVER VILAGE
Desa Celuk, terletak di Sukawati, Gianyar, Bali, dikenal sebagai pusat kerajinan emas dan perak yang terkenal. Desa ini memiliki luas sekitar 246,66 Ha (2,47 km2) yang terdiri dari persawahan, tegalan, pemukiman penduduk, dan toko kerajinan. Celuk Village merupakan tempat di mana para pengrajin emas dan perak berbakat mengubah bahan mentah menjadi perhiasan dan karya seni yang sangat indah. Desa ini telah mendapatkan reputasi global atas keahlian para perajinnya dalam kerajinan emas dan perak. Celuk Village adalah destinasi yang menarik untuk menemukan keahlian kerajinan Bali yang memukau.
Perak Celuk merupakan kerajinan perak yang berasal dari desa Celuk di Bali. Kerajinan ini telah ada sejak zaman Kerajaan Sukawati dan menjadi usaha keluarga dalam skala kecil. Produksi Perak Celuk dominan untuk kebutuhan keluarga raja di Puri Sukawati dan sekitarnya seperti Puri Peliatan, Ubud, dan Singapadu. Ciri khas dari kerajinan Perak Celuk adalah penggunaan tiga bahan dasar, yaitu plat, kawat, dan jawan (butiran-butiran perak), yang digunakan secara terpisah maupun dipadukan untuk membentuk kreasi motif tertentu.
Desa Celuk mulai dikenal sebagai sentra kerajinan perak sejak tahun 1976. Hasil kerajinan emas dan perak dari Celuk memiliki kualitas tinggi dan dapat diproduksi dalam jumlah besar. Wisatawan dapat mengunjungi Desa Celuk, yang terkenal sebagai pengrajin perak di Pulau Dewata, dan menikmati keindahan serta keunikan kerajinan perak yang telah ada selama ratusan tahun.