Desa Punggul merupakan daerah daratan dan berada pada ketinggian 200-300 meter diatas permukaan laut. Dengan tingkat kemiringan tanah 30 derajat. Suhu rata rata harian berkisar 30 hingga 35 derajat celcius serta kelembaban 28 hingga 30 derajat celcius. Kondisi klimatologis yang mendukung menyebabkan mayoritas penduduk Desa Punggul bekerja sebagai petani atau pengelola kebun.
Berdasarkan sumber statistik monografi Desa Punggul tercatat 821 Kepala Keluarga, dengan total penduduk 3083 orang yang terdiri dari jumlah penduduk laki laki 1553 orang serta jumlah penduduk perempuan yakni 1550 orang. Desa Punggul terdiri dari 5 banjar dinas yaitu Banjar Dinas Teguan, Banjar Dinas Padang, Banjar Dinas Tengah, Banjar Dinas Trinadi, Banjar Dinas Kelodan. Luas wilayah Desa Punggul menurut penggunaan yaitu 250 Ha yang terdiri dari Luas Persawahan 102 Ha, Luas Perkebunan atau Ladang 54,36 Ha, Luas Kuburan 0,75 Ha, Luas Perkantoran 1,63 Ha, Luas Prasarana Umum Lainnya 45,08 Ha. Desa Punggul memiliki total jumlah penduduk kurang lebih 3.114 jiwa. Desa Punggul berada di jalur cukup strategis serta lancar untuk lalu lintas wisata dan roda perekonomian.
Desa Punggul memiliki potensi besar dalam daya tarik wisata. Tidak jauh berbeda dengan desa-desa lainnya di Badung, Desa Punggul juga memiliki beberapa tempat yang menjadi objek wisata. Objek wisata tersebut yakni Air Terjun Beji Geria dan Goa Kerab Langit. Terdapat air terjun, dua sumber air, serta gua panjang yang mendapat rembesan air dari atas dan dua air mancur. Selain objek wisata tersebut, terdapat jogging track yang dihiasi panorama keindahan persawahan di desa ini. Dipadukan dengan hawa pedesaan yang masih asri serta aksesibilitas yang mumpuni menyebabkan Desa Punggul sebagai salah satu yang terdepan dalam soal pariwisata di Badung. Desa Punggul juga memiliki potensi besar dalam bidang ekonomi kreatif. Hasil karya pengrajin serta pemanfaatan komoditas pertanian maupun perkebunan menjadi produk industri rumah tangga (virgin coconut oil, keripik talas, dll) turut serta menggerakkan roda perekonomian. Ditopang oleh lembaga keuangan seperti Lembaga Perkreditan Desa (LPD), koperasi, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Desa Punggul telah berhasil mengembangkan potensi desa berbasis teknologi dengan tidak meninggalkan seni, adat, agama, dan budaya. Terbukti dengan penciptaan tari dan tabuh maskot Desa Punggul yakni “Prastanika Tani”, lagu hymne Desa Punggul, dan terbentuknya Taman Kanak-Kanak Hindu di Punggul.
Desa Punggul sangat terdepan dalam pemanfaatan 3 teknologi yang ditandai dengan inovasi Sistem Administrasi Desa dan Kelurahan (SIADEK). Inovasi ini menawarkan kemudahan dalam pelayanan administrasi dan surat menyurat berbasis online yang dibangun bersama perangkat desa untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. Selanjutnya sistem SIADEK ini digandeng dengan sistem lainnya yakni Sistem Informasi Georafis Administrasi Desa Terintegrasi (SIGADIS) untuk mempermudah pendataan, baik para perangkat desa maupun warganya termasuk pendataan warga pendatang. Inovasi ini didukung dengan wifi corner gratis serta pemasangan CCTV di wilayah Punggul yang dinilai mampu mempermudah penyediaan data yang pasti mengenai situasi wilayah dan segala hal terkait data administrasi kependudukan. Selain berbagai potensi yang dimilikinya, Desa Punggul juga memiliki beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam peningkatan kualitas hidup masyarakatnya. Beberapa diantaranya yakni di bidang pengelolaan sampah.Fokus tersebut dapat terlaksana dengan adanya pemahaman prinsip 3R yaitu reuse, reduce, recycle dan lima aspek pananganan sampah yaitu penampungan sampah (skala Rumah Tangga), pengumpulan sampah (pola individual dan komunal), pemindahan sampah (depo), pengangkutan sampah (TPA/ TPS) dan pembuangan akhir sampah. Hal tersebut diakui masih kurang optimal pelaksanaannya di Desa Punggul.
A.A. Ngurah Aris Jayandrana, SST, M.Si, MT
Pembina Desa Cantik Kabupaten Badung
Ni Putu Natih Ayu Widiantari, SST
Pembina Desa Cantik Kabupaten Badung
21 September 2023
Badan Pusat Statistik Kabupaten Badung melaksanakan pembinaan ke Desa Punggul dimana dalam kegiatan tersebut di dampingi langsung oleh Perbekel, Sekdes dan Perangkat Desa Punggul
Pembinaan desa cantik lanjutan dilakukan pada tanggal 16 Oktober 2023 dengan agenda untuk bersama-sama merancang program bedah rumah dan layanan jemput siswa sekolah Desa Punggul sehingga diperlukan akses untuk masuk ke database web punggul. selain itu pada kesempatan pembinaan kali ini juga meminta daftar kegiatan KIM di desa sebagai salah satu proses identifikasi kebuthan dan potensi yang dimiliki oleh Desa Punggul.