We Can Do This if We Work Together
Dinding news (29/11/22)
Manado-Dinding Manado merupakan wadah atau tempat berkumpul para relawan yang mengajar anak-anak dari pedagang Pasar Bersehati Manado.
Sabtu, Pukul 13.00 Wita, bertempat di Gedung TK Calaca, Kecamatan wenang, Kota Manado, merupakan aktivitas dan tempat belajar-mengajar Dinding Manado ini. "Sebanyak seratus lebih anak yang sudah kami bina," ungkap ketua umum Dinding Manado, Victor Ohoiwutun.
"Kelas mengajar setiap Sabtu merupakan program mingguan dari Dinding Manado. Mata pelajaran yang kami berikan berupa, Matematika, Bahasa Indonesia, PKN, dan pelatihan mengasah keterampilan dan bakat dari anak-anak ini," tuturnya.
Kemudian, kelas mengajar itu dibagi 3 yakni Paud, Kecil dan Besar. "Tujuan dari pembelajaran ini, agar anak-anak tidak buta huruf, dalam hal ini bisa membaca dan menghitung, serta membetuk pribadi yang baik," imbuhnya.
Wadah berdiri sejak 14 Februari 2010 ini, menerima relawan untuk datang mengajar tidak berbelit-belit. "Setiap relawan yang ingin berpartisipasi dalam proses pembelajaran itu, tidak terikat. Menjadi bagian dari relawan hanya datang pada proses belajar-mengajar pada pukul 13.00 Wita," cetusnya.
"Kami berharap dengan pembelajaran ini kedepannya terjadi perubahan yang baik, melalui perilaku, sikap, pengetahuan dan bekal untuk masa depan," Pungkas victor.
Selain program belajar-mengajar setiap Sabtunya. Dinding Manado juga, memiliki program lainnya seperti berbagi kasih, summer camp, camp tong-tong dan studi tour.
Dinding news (10/12/22)
kegiatan STUDY TOUR adalah salah satu program besar tahunan dari Komunitas Dinding Manado yang kali ini diselenggarahkan di 3 lokasi berbeda, yaitu di Museum Pinabetengan, Benten Moraya, dan Kolam Air panar, Sabtu (10/12/2022).
Tema yang diangkat dalam kegiatan Study Tour kali ini yaitu berkaitan dengan budaya, dimana tujuan kegiatan tahun ini berfokus memperkenalkan budaya Sulawesi Utara kepada adik didik binaan Komunitas Dinding Manado, yang merupakan generasi penerus bangsa di masa depan. Selain itu, melalui kegiatan ini harapannya Budaya Sulut terus dipelihara dan tidak dilupakan dari pengaruh budaya-budaya luar, karena dengan mencintai budaya merupakan salah satu bentuk kecintaan kita kepada Bangsa.
Kegiatan diikuti 23 adik, 12 Mentor, dan 10 pengurus Dinding Manado.