Cornelia
dibuat dari tiga bahan lokal utama yang dipilih karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta kontribusinya terhadap pencegahan hipertensi dini
dibuat dari tiga bahan lokal utama yang dipilih karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta kontribusinya terhadap pencegahan hipertensi dini
Rambut jagung memiliki kandungan flavonoid seperti maysin, apigenin, dan luteolin, dapat berperan dalam menurunkan tekanan darah. Rambut jagung juga kaya akan kandungan CSBp5 yang diproduksi melalui hidrolisis protein. Peptida ini memiliki aktivitas antihipertensi secara eksplisit melalui mekanisme inhibitor Angiotensin-Converting Enzyme (ACE).
Why? Rambut jagung selama ini dianggap sebagai limbah pertanian, padahal menyimpan potensi sebagai bahan fungsional untuk pencegahan hipertensi.
Protein pada hanjeli khususnya fraksi glutelin dapat melepas peptida ACE-inhibitor yang tinggi setelah dihidrolisis yaitu GAAGGAF. Hanjeli mengandung serat, magnesium, serta senyawa bioaktif (phenolic, coixenolide, dan Coixol) memiliki aktivitas anti-inflamasi, hipolipidemik, serta modulasi metabolik, sehingga berkontribusi positif kesehatan vaskular dan pengendalian faktor risiko kardiometabolik.
Why? Hanjeli sering dianggap gulma, namun sesungguhnya memiliki nilai nutrisi tinggi dan berpotensi sebagai pangan lokal.
Biji labu kuning kaya akan asam lemak tak jenuh, terutama oleat dan linoleat, serta mengandung fitosterol dan mikronutrien penting seperti seng (zinc) yang berperan dalam perbaikan profil lipid, memberikan efek antioksidan, dan mendukung fungsi endotel. Biji labu kuning memiliki peranan penting dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan merelaksasi pembuluh darah.
Why? Biji labu kuning sering terbuang sebagai sampingan pengolahan buah, padahal sangat potensial sebagai bahan pangan bergizi tinggi.
Keunggulan Cornelia
Kombinasi rambut jagung, hanjeli, dan biji labu kuning menghasilkan sinergi bioaktif yang mendukung pencegahan hipertensi dini secara alami.
Cornelia kaya serat, magnesium, dan kalium yang membantu menjaga kesehatan pencernaan serta mendukung fungsi kardiovaskular.
Cornelia hadir dalam bentuk snack bar modern dengan QR code interaktif pada kemasan yang memberikan informasi tambahan pada produk.
Mengapa Cornelia Layak Dicoba?
Pangan Fungsional: Cornelia menawarkan solusi berbasis bahan lokal dengan manfaat kesehatan, khususnya dalam pencegahan hipertensi dini.
Pangan Berkelanjutan: Memanfaatkan rambut jagung, hanjeli, dan biji labu kuning yang sering dianggap limbah atau sampingan, sehingga mendukung ekonomi sirkular.
Ketahanan Pangan: Diversifikasi sumber pangan lokal untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
Kontribusi terhadap SDGs: Cornelia mendukung SDG 2 (Zero Hunger), SDG 3 (Good Health and Well-being), dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production).