Sejarah Computational Thinking
(Berpikir Komputasional)
Computational Thinking (berpikir Komputasional) pertama kali diperkenalkan secara umum pada tahun 1980 dan 1996 oleh Seymour Papert. Seymour Papert adalah seorang matematikawan, ilmuwan komputer, dan pendidik Amerika kelahiran Afrika Selatan, yang menghabiskan sebagian karirnya mengajar dan meneliti MIT (Massachusetts Institute of Technology).
Seymour Papert(1980) dalam bukunya yang berjudul "Mindstorm", fokus pada dua aspek komputasu,yaitu bagaimana menggunakan komputasi untuk menciptakan pengetahuan baru dan bagaimana menggunakan komputer untuk meningkatkan pemikiran dan perubahan pola akses ke pengetahuan.
Seymour Papert menghubungkan pemikiran komputasi dan pedagogi digital dengan pendekatan modern dalam pendidikan yang diprakarsai oleh Jean Piaget, seorang psikolog perkembangan paling dikenal karena mempelopori teori belajar yang dikenal sebagai konstruktivisme. Kemudian, Seymour Papert mengembangkan teori konstruktivisme dengan menambahkan gagasan bahwa pembelajaran ditingkatkan ketika pelajar terlibat dalam kegiatan membangun produk yang bermakna.
Seymour Papert
Pada Tahun 2011, Jeannette M. Wing memperkenalkan definisi baru tentang Computational Thinking. Menurut, Jeannette Computational Thinking adalah proses berpikir yang diperlukan dalam memformulasikan masalah dan solusinya, sehingga solusi tersebut dapat menjadi agen pemroses informasi yang efektif dalam menyelesaikan masalah. Dua aspek dari definisi tersebut sebagai berikut.
a) Computational Thinking adalah sebuah proses pemikiran yang terlepas dari teknologi.
b) Computational Thinking adalah metode penyelesaian masalah yang dirancang untuk dapat diselesaikan dan dijalankan oleh manusia, computer atau kedua-duanya.
Jeanette M. Wing