TAHUKAH KAMU?
Cimory Memiliki Konveyor yang Panjangnya Hampir 100 m Lohh!
TAHUKAH KAMU?
Cimory Memiliki Konveyor yang Panjangnya Hampir 100 m Lohh!
September 2023 Edisi #6
Ditulis oleh : Kalista Cahyani
Dalam industri manufaktur, sistem conveyor merupakan bagian penting karena sangat membantu dalam memindahkan material dari satu titik ke titik lain dengan cepat dan efisien. Pada produksi blow moulding di PT Cisarua Mountain Dairy Plant Sentul telah melakukan sebuah improve pada conveyor yang digunakan. Sebelumnya pada produksi blow moulding menggunakan conveyor tipe belt untuk memindahkan botol-botol yang akan digunakan untuk mengisi produk. Tetapi pada Maret 2023, produksi Blow Moulding menciptakan sebuah improvement yaitu dengan mengganti conveyor tipe belt menjadi conveyor tipe modular. Conveyor modular dipilih karena dianggap lebih presisi dari conveyor sebelumnya.
Pak Hendri (Spv Blow Moulding)
Pada produksi blow moulding, conveyor modular tersebut memiliki nama tersendiri yaitu conveyor SBL 18 dengan panjang conveyornya kurang lebih mencapai 85,14 m yang terhubung dari lantai bawah hingga lantai atas. Menurut pak Hendri (Spv. BM) tantangan dalam melakukan improve tersebut adalah persiapan dalam melakukan setting sistem conveyor yang membutuhkan jangka waktu yang cukup lama. Sejauh ini, kendala yang dialamai dalam menggunakan conveyor SBL 18 yaitu terkadang conveyor mati karena listrik ngedrop, tetapi itu tidak menjadi kendala yang besar karena untuk mengatasi masalah tersebut mesin akan diriset ulang dan waktu yang dibutuhkan pun hanya sebentar.
Conveyor modular dipilih karena dianggap lebih presisi dari conveyor sebelumnya. Pada produksi blow moulding, conveyor modular tersebut memiliki nama tersendiri yaitu conveyor SBL 18 dengan panjang conveyornya kurang lebih mencapai 85,14 m yang terhubung dari lantai bawah hingga lantai atas Menurut pak Hendri (Spv. BM) tantangan dalam melakukan improve tersebut adalah persiapan dalam melakukan setting sistem conveyor yang membutuhkan jangka waktu yang cukup lama. Sejauh ini, kendala yang dialamai dalam menggunakan conveyor SBL 18 yaitu terkadang conveyor mati karena listrik ngedrop, tetapi itu tidak menjadi kendala yang besar karena untuk mengatasi masalah tersebut mesin akan diriset ulang dan waktu yang dibutuhkan pun hanya sebentar. Dalam perawatannya, pak Hendri mengarahkan para operator untuk melakukan Cleaning Out of Place (COP) seminggu sekali berbarengan dengan pelaksanaan Preventive Maintenance (PM) agar kebersihan pada conveyor terjaga. Dalam melakukan improvement terdapat langkah-langkah yang telah ditempuh oleh pak Hendri beserta timnya, menurut pak Hendri langkah pertama dalam melakukan improvement ini yaitu yang pertama kita harus mencintai perusahaan sampai ke lubuk hati, karena setelah kita mencintai perusahaan kita maka akan tercipta keindahan salah satunya yaitu keindahan lingkungan karena kita sudah menganggap bahwa tempat kerja itu rumah kedua kita dan kita harus konsisten dalam melakukannya. Kemudian yang kedua yaitu mewujudkan ide, salah satunya bisa dengan berkolaborasi bersama pihak terkait. Kolaborasi dianggap penting dalam melakukan improvement tersebut karena menurut Pak Hendri semua visi-misi yang konsisten tanpa adanya kolaborasi dan i’tikad baik secara ikhlas maka tidak akan tercipta suatu perubahan.