Januari 2025 Edisi #50
Ditulis oleh : Kalista Cahyani
Overall Equipment Effectiveness (OEE) merupakan sebuah ukuran menyeluruh untuk mengidentifikasi tingkat produktivitas dan kinerja mesin. Pengukuran ini berguna untuk mengetahui area mana saja yang perlu ditingkatkan produktivitas dan efisiensinya. OEE merupakan kombinasi dari 3 faktor, yakni ketersediaan (availability), efisiensi kinerja (performance efficiency), dan tingkat produk berkualitas (rate of quality product). Dengan mengukur OEE, perusahaan dapat mengidentifikasi masalah dan melakukan perbaikan untuk meningkatkan kinerja mesin atau peralatan dalam produksi.
Untuk skala perhitungan OEE, Japan Institute of Plant Maintenance menetapkan standar benchmark yang sudah dipraktekkan secara luas diseluruh dunia. Berikut OEE benchmark tersebut yang telat dikutip dari situs www.leanproduction.com :
-Jika OEE = 100% produksi dianggap sempurna dengan performance yang cepat, dan tidak ada downtime secara cacat atau reject dari hasil produksi
-Jika OEE = 85% pada nilai ini produksi dianggap sebagai kelas dunia, dan bagi beberapa perusahaan skor ini merupakan skor yang cocok untuk dijadikan goal atau acuan jangka panjang dalam proses produksinya
-Jika OEE = 60% produksi dianggap wajar tapi menunjukkan ada ruang besar untuk melakukan improvement
-Jika OEE = 40% produksi dianggap memiliki skor yang rendah, tapi dalam kebanyakan kasus dapat dengan mudah diimprove melalui pengukuran langsung misalnya dengan menelusur alasan-alasan downtime dan menangani sumber penyebab downtime secara satu persatu
Seperti yang sudah kita ketahui, OEE adalah suatu perhitungan yang digunakan untuk menentukan tingkat produktivitas dan efektivitas peralatan. Maka dari itu untuk menghitungnya kita dapat menggunakan rumus sebagai berikut:
OEE (%) = Availability x Performance x Quality
Availability merupakan rasio yang menggambarkan pemanfaatan waktu yang tersedia untuk kegiatan operasi mesin atau peralatan.
Performance adalah kemampuan suatu mesin untuk menghasilkan produk. Performance dapat dihitung dengan membandingkan hasil output mesin dengan waktu yang tersedia. Sedangkan Quality merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan suatu mesin dalam menghasilkan produk yang sesuai dengan standar.
Itulah sedikit informasi mengenai OEE. Dengan mengetahui metrik OEE, tentunya dapat membantu mengetahui berapa tingkat efisiensi dari setiap mesin yang digunakan alam proses produksi.
Source by sasanadigital.com