SIX THINKING HATS, PROBLEM SOLVING AND BRAINSTORMING TECHNIQUE
SIX THINKING HATS, PROBLEM SOLVING AND BRAINSTORMING TECHNIQUE
Agustus 2023 Edisi #4
Ditulis oleh : Kalista Cahyani
APA ITU SIX THINKING HATS?
Six thinking hats merupakan cara untuk memecahkan suatu masalah dari berbagai perspektif, dengan metode yang jelas dan menghindari konflik. Pendekatan six thinking hats diciptakan oleh Edward de Bono, seorang dokter, psikolog, dan filsuf asal Malta pada tahun 1986. Metode ini didasari pada enam “topi metaforis” yang mewakili enam tipe pemikiran manusia. Setiap topi mewakili lensa atau perspektif yang berbeda terhadap suatu permasalahan. Kemudian disatukan untuk menghasilkan keputusan terbaik.
WHITE HAT
Topi warna putih mewakili cara berpikir yang fokus mengumpulkan fakta dan data yang tersedia. Artinya, topi putih merupakan cara berpikir berdasarkan fakta dan kondisi aktual.
RED HAT
Berpikir menggunakan topi merah berarti mempertimbangkan segala sesuatu berdasarkan intuisi.
Penggunanya melihat masalah melalui kacamata emosional dan perlu berpikir bagaimana orang akan bereaksi secara intuisi ketika dihadapkan dengan persoalan tersebut.
GREEN HAT
Pengguna topi hijau berperan melahirkan inovasi-inovasi kreatif yang bisa menawarkan solusi bagi suatu masalah.
YELLOW HAT
Pengguna topi kuning mencoba melihat aspek positif dari isu tertentu. Sesuai dengan prinsip optimisme, pengguna topi kuning perlu menanamkan mindset bergerak maju walaupun keadaannya sangat sulit.
BLACK HAT
Pengguna topi hitam akan berfikir secara logika dan melihat segala sesuatu dari sisi buruknya. Dengan melihat sisi negatif perencanaan yang dibuat untuk mencegah hal-hal buruk yang akan terjadi tentunya lebih baik serta memperbaiki kekurangan dan risiko fatal sebelum mengambil langkah maju.
BLUE HAT
Pengguna topi biru yaitu seseorang yang dapat memimpin, mengatur, dan mengarahkan semua orang agar suasana tetap kondusif untuk mencapai tujuan.