Februari 2024 Edisi #25
Ditulis oleh : Kalista
Dalam suatu perusahaan pasti terdapat permasalahan yang sedang dihadapi. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut terdapat banyak metode yang dapat dipilih, salah satunya adalah Root Cause Analysis (RCA). Root Cause Analysis merupakan suatu metode yang digunakan untuk mencari tahu akar penyebab permasalahan yang sedang dihadapi. Dengan mengetahui akar penyebab suatu masalah, maka masalah dapat terselesaikan dengan tepat dan mencegah masalah tersebut terjadi kembali. Selain itu dengan mengidentifikasi akar permaslaahan juga dapat menghilangkan pemborosan (8 waste) yang ada.
Root Cause Analysis tidak hanya membantu perusahaan untuk menyelesaikan masalah, tetapi juga dapat membantu mengidentifikasi ancaman dan risiko yang mungkin terjadi. Berbicara mengenai manfaat, Root Cause Analysis memiliki banyak manfaat yang sangat berdampak pada tercapainya tujuan bisnis suatu perusahaan antara lain membantu perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang mendorong adanya perbaikan berkelanjutan (Continuous Improvement), menganalisis efisiensi proses bisnis, serta manajemen risiko.
Adapun langkah-langkah dalam melakukan Root Cause Analysis yaitu:
1) Problem Identification, dengan mencari tahu permasalahan yang sedang dihadapi oleh perusahaan, salah satunya dengan cara mengukur performa bisnis dengan matrix yang ditentukan
2) Data Collection and Root Cause Analysis, setelah permasalahan diidentifikasi maka selanjutnya adalah mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan adalah data yang relevan dengan permasalahan tersebut, termasuk juga data dari akibat yang ditimbulkan oleh permasalahan tersebut. Akar penyebab masalah juga perlu dianalisis disini, terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi penyebab suatu masalah antara lain 5 Whys dengan terus menanyakan “mengapa” berulang kali hingga menemukan jawaban paling tepat atas penyebab suatu masalah, dan Fishbone Diagram yang menerangkan semua faktor penyebab yang mungkin pertama kali muncul yang menyebabkan masalah terjadi
3) Define Action Plan/Solution, setelah menentukan akar penyebab masalah maka perusahaan harus mulai menyusun rencana-rencana untuk menyelesaikan setiap akar masalah yang sudah ditentukan
4) Implementation Action Plan, rencana mengenai action/solusi yang telah dibuat mulai diimplementasikan pada tahap ini
5) Monitor and Review Action Plan, dengan meninjau kembali hasil dari implementasi yang telah dilakukan
6) Standarization/Next Step Forward, menstandarisasikan improvement atau solusi yang sudah dibuat sehingga masalah tidak terulang kembali
Source by machinevision.global