Perusahaan Indonesia Pertama Yang Berhasil Mendapatkan Penghargaan Deming dan mencapai operational excellence
Perusahaan Indonesia Pertama Yang Berhasil Mendapatkan Penghargaan Deming dan mencapai operational excellence
Agustus 2023 Edisi #1
Ditulis oleh : Kalista Cahyani
Latar Belakang Penerapan TQM
President Director PT Komatsu Indonesia, Pratjojo Dewo menceritakan mengenai latar belakang penerapan TQM di perusahaannya tersebut. Situasi ekonomi dan bisnis yang berkembang di perusahaanya membuat beliau merasa harus memperkuat fondasi perusahaan dengan melakukan operational excellence.
Langkah Awal yang Dilakukan
Pratjojo Dewo di perusahaan lamanya yaitu PT Komatsu Undercarriage Indonesia menerapkan TPM pada mesin-mesin yang berusia tua dan hasilnya cukup berhasil. Beliau meyakini bahwa perubahan dalam implementasi perbaikan program harus berlandaskan pada pengembangan manusia. Aspek pengembangan SDM ini sejalan dengan spirit manufaktur yang dijabarkan ulang oleh Komatsu Group lewat Komatsu Way. Dimana budayanya harus sama terlebih dahulu. Dari pelajaran yang di dapat tersebut, Pratjojo Dewo mendapatkan ide untuk mengimplementasikan Total Quality Management di perusahaannya sekarang yaitu PT Komatsu Indonesia.
Hal yang Terjadi di Awal Penerapan TQM
Mengubah pola pikir manusia yang pada dasarnya nyaman berada pada kondisi sekarang inilah yang menjadi kesulitan untuk dirubah. Dari implementasi TPM dan TQM di perusahaannya, Pratjojo Dewo mendapatkan pelajaran bahwa untuk menggerakkan perubahan karyawan dari kondisi stagnan menuju perubahan diperlukan energi (dari dalam hati) yang besar. Program-program yang di implementasikan tidak bisa hanya sekedar mengarahkan. Menurut beliau sebagai atasan, beliau harus bisa mencontohkan seperti apa perubahan yang ingin dituju. Karena kesuksesan dan inti dari implementasi TPM dan TQM adalah bagaimana kita bisa meng-enegize orang lain.
Peran yang Dilakukan Kepada Karyawan
Menyadarkan orang lain merupakan hal yang tidak mudah dilakukan. Untuk dapat melakukan hal tersebut, Pratjojo Dewo melakukan arahan top to bottom, tetapi kuncinya harus menyadarkan dengan cara casecading, menurun secara terencana, terkendali dan bisa menilai apakah arahan yang diberikan dikerjakan dengan baik atau tidak. Salah satu tahapan TPM yaitu initial cleaning membuat beliau terkesima. Menurut beliau tahapan ini sangat filosofis, dimana mulai dari top management sampai shopfloor, sama-sama membersihkan dan belajar karakter mesin dan diajak berfikir untuk melakuka improvement.
Program Untuk Menjalankan TQM
Selain menjalankan program improvement dari hati dan memiliki support system yang kuat dari top management, PT Komatsus Indonesia juga membuat special organization yang terdiri dari senior management yang disebut TQM Promotion Office. Organisasi inti terdiri dari senior management, dan direksi yang bertugas mengawal jalannya program TQM tersebut
Kendala yang Ditemukan
Dalam perubahan pasti akan ada resistensi atau penolakan, tetapi hal ini harus dilihat sebagai hal yang memang harus dialami dan dilewati. PT Komatsus Indonesia mencoba untuk tidak memaksakan implementasi TPM ataupun TQM masuk ke KPI (Key Performance Indicator karena efek yang dirasakan biasanya tidak konsisten. Karena mereka meyakini jika karyawan menemukan sendiri solusi dari masalah yang ada, mereka akan menjadi matang. Selain itu pada tahun 2013 perusahaan mengalami declining produksi sehingga karyawan kontrak harus di rumahkan. Pada akhir 2016-2017 permintaan produksi tajam sehingga harus merekrut banyak pegawai kontrak dan permanen. Hal tersebut membuat struggle karena bersamaan dengan implementasi TQM dan mengajarkan ilmu ke karyawan-karyawan baru.
FOR YOUR INFORMATION
Deming Prize adalah penghargaan tahunan bergengsi yang diberikan kepada organisasi yang telah mengimplementasikan Total Quality Management (TQM) yang sesuai dengan filosofi manajemen, ruang lingkup, jenis, skala bisnis, dan lingkungan manajemen. Organisasi apa pun dapat mengajukan diri untuk mengikuti kompetisi ini dalam kondisi tertentu. Baik perusahaan publik atau pribadi, besar atau kecil, domestik atau luar negeri, semua perusahaan bisa mengikuti kompetisi Deming Prize—baik sebagian atau seluruh organisasi.