Inovasi CEKAR (Ciptakan Empati Karakter Anak Ramah) lahir dari kebutuhan SDN Giripurno 02 untuk mengatasi berbagai masalah sosial di lingkungan sekolah, seperti kurangnya empati, sikap tidak ramah, serta minimnya interaksi inklusif antar siswa. Sekolah menyadari pentingnya menciptakan lingkungan di mana setiap anakātanpa perbedaan apa punādapat bergaul, belajar, dan berpartisipasi bersama dengan saling menghargai.
Berangkat dari visi sekolah sebagai Sekolah Ramah Anak, serta dukungan guru, orang tua, dan masyarakat sekitar, program CEKAR dikembangkan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Program ini menjadi langkah nyata sekolah dalam membentuk siswa yang cerdas, berempati, dan berkarakter ramah, sekaligus menumbuhkan budaya positif di sekolah.
Melalui CEKAR, siswa didorong menjadi agen perubahan yang menumbuhkan semangat saling menghargai, peduli sesama, dan membangun suasana belajar yang damai serta menyenangkan.
CEKAR bukan hanya program, tetapi sebuah gerakan bersama untuk menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini dan memperkuat karakter anak sebagai generasi yang cerdas, berempati, dan beradab.
Tujuan Program
Mewujudkan sekolah dasar yang aman, ramah anak, dan bebas kekerasan.
Menumbuhkan empati, kepedulian, dan kemampuan regulasi emosi peserta didik.
Membentuk karakter positif siswa yang ramah, santun, jujur, dan bertanggung jawab.
Menerapkan penanganan perilaku berbasis dialog reflektif dan restoratif.
Membangun budaya sekolah yang inklusif, saling menghargai, serta selaras dengan kebijakan nasional.
Kebijakan dan Implementasi Nyata di SekolahĀ
Penguatan Budaya Sekolah Tanpa KekerasanĀ
Seluruh bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun emosional, dilarang keras di lingkungan sekolah.
Langkah nyata:
Diterbitkan Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang TPPK.
Tersedia Kotak Pengaduan Anak dan Kursi Sahabat CEKAR di ruang kelas.
Guru mengganti hukuman dengan ādialog reflektifā.
Penerapan Program CEKAR dalam Pembelajaran dan Kegiatan SekolahĀ
Nilai-nilai CEKAR diintegrasikan dalam semua kegiatan pembelajaran, pembiasaan, ekstrakulikuler, dan budaya sekolah.
Langkah nyata:
Dalam proses pembelajaran memuat nilai-nilai CEKAR, agar siswa belajar berempati, sopan, dan peduli.
Dalam pembiasaan di sekolah Pembiasaan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun). Doa bersama, piket kebersihan, dan upacara sebagai latihan tanggung jawab dan disiplin.
Dalam Ekstrakulikuler dan Budaya SekolahĀ
Kelas Jurnalis Cilik ( KELINCI ), Kegiatan lingkungan dan sosial menanamkan gotong royong serta rasa tanggung jawab.
Selain itu siswa dilibatkan dalam kegiatan āAksi Cekarā seperti:
Kelas Ramah (saling menyapa dan menghargai teman ) .
Selasa Empati (refleksi emosi dan cerita kebaikan tiap awal minggu).
Kotak Cekar (Pengaduan positif dan negatif)
Penguatan Kompetensi GuruĀ
Guru wajib menjadi teladan empati dan ramah dalam interaksi dengan semua warga sekolah.
Langkah nyata:
Diadakan forum refleksi guru untuk berbagi pengalaman menangani siswa secara positif.
Pelibatan Orang Tua dan KomunitasĀ
Orang tua dan masyarakat dilibatkan aktif dalam membangun budaya ramah anak.
Langkah nyata:
Diadakan kegiatan Parenting Empatik setiap semester
Kolaborasi dengan pihak terkait (Babinsa, Bhabinkamtibmas, PUSPAGA, Perangkat Desa, Komite dan Paguyuban)
Pemantauan dan Evaluasi BerkelanjutanĀ
Sekolah melakukan pemantauan rutin untuk memastikan kebijakan berjalan efektif.
Langkah nyata:
Tim CEKAR melakukan evaluasi kotak pengaduan setiap minggu.
Siswa mengisi Kuesioner Rasa Aman dan Nyaman setiap triwulan.
Hasil evaluasi disampaikan dalam rapat dewan guru dan komite sekolah.
Sekolah memberikan penghargaan atas perilaku positif sebagai motivasi berkelanjutanĀ
Langkah nyata:
Setiap bulan diberikan āBintang CEKARā kepada kelas yang paling empatik, ramah dan menjaga kenyamanan bersama.
Rangkaian Kegiatan CEKAR
Program CEKAR dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan untuk membangun karakter positif dan lingkungan sekolah yang ramah anak. Berikut rangkaian kegiatan CEKARĀ
1. Sosialisasi dan Edukasi Karakter
Dilakukan untuk mengenalkan nilai-nilai CEKAR kepada seluruh warga sekolah melalui:
Pengenalan nilai empati, sopan santun, dan saling menghargai
Pendidikan pencegahan kekerasan dan perundungan
Edukasi komunikasi positif dan budaya saling menghormati
Ā
2. Pembentukan Sahabat CEKAR
Sahabat CEKAR adalah pelopor karakter di sekolah. Mereka:
Menjadi teladan dan pendamping teman
Membantu menciptakan sekolah yang ramah dan tanpa kekerasan
Dipilih tidak hanya dari anak yang sudah berkarakter baik, tetapi juga melibatkan anak yang masih perlu bimbingan agar mendapatkan kesempatan untuk berubah dan berkembang menjadi lebih baik dan kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berubah dan berkembang jika diberikan kepercayaan, pendampingan, dan lingkungan yang positif. Karena itu, Sahabat CEKAR dibentuk sebagai wadah belajar bersama, saling menguatkan, dan tumbuh menjadi teladan karakter di sekolah secara bertahap.
Ā
3. Pembiasaan Karakter CEKAR
Dilakukan setiap hari melalui kegiatan sederhana namun berdampak:
5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun)
Budaya antre dan disiplin waktu
Kelas ramah dan tertib
Saling menghormati, empati, dan tanggung jawab
Ā
4. Kegiatan Interaktif dan Kreatif Karakter
Dilakukan untuk menumbuhkan karakter melalui aktivitas menyenangkan:
Selasa Empati: refleksi emosi, video inspirasi, cerita kebaikan, diskusi kelas
Senam Anak Hebat dan Senam Cekar: membangun semangat, kerjasama, dan kebersamaan
Hari Karakter dan lomba karya inspiratif
Kampanye Kebaikan CEKAR: poster positif, aksi kebaikan, gerakan tanpa bullying
Ā
5. Program Ruang Aman CEKAR
Disediakan untuk memastikan setiap anak merasa diterima dan dilindungi:
Pojok Cerita & Konseling Ramah Anak
Tempat siswa bercerita dan meminta bantuan dengan amanKursi Persahabatan di setiap kelas
Kursi Persahabatan adalah tempat khusus di setiap kelas yang digunakan untuk menyelesaikan masalah antar teman secara baik dan damai. Kursi ini menjadi ruang kecil yang membantu anak:
Menyampaikan perasaan dan cerita tanpa takut dihakimi
Belajar curhat dengan cara yang sehat dan saling menghormati
Mengelola emosi saat sedang sedih, marah, kecewa, atau punya masalah
Menyelesaikan konflik melalui dialog dan saling memahami
Mendapatkan dukungan dari teman atau guru dengan suasana aman dan nyaman
Kursi Persahabatan membantu membangun budaya empati, komunikasi baik, dan saling peduli di sekolah.
Penyelesaian masalah tanpa kekerasan
Melalui dialog dan kesepakatanSosialisasi Anti Perundungan (Anti Bullying)
Edukasi tentang pencegahan kekerasan
Ā
6. Pendampingan Sahabat CEKAR
Dilakukan secara bergiliran di kelas dan lingkungan sekolah:
Mengajak teman berbuat baik
Mencegah perundungan
Menjadi teman bagi yang sedang mengalami masalah
Membantu menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman
Ā
7. Monitoring dan Evaluasi Karakter
Guru mencatat perkembangan karakter siswa secara berkala
Sahabat CEKAR melakukan laporan sikap harian
Koordinasi guru pendamping, wali kelas, dan guru BK
Ā
8. Kolaborasi dengan Orang Tua dan Masyarakat
CEKAR melibatkan semua pihak agar pembentukan karakter berjalan berkelanjutan:
Kolaborasi guruāorang tua
Kerjasama dengan komite sekolah
Pendampingan psikolog atau tim profesional (jika diperlukan)
Dukungan masyarakat lingkungan sekolah
Ā
Tahapan Aksi CEKARĀ
Program CEKAR akan diawali dengan tahap persiapan berupa sosialisasi kepada guru, siswa, dan orang tua. Selanjutnya dilakukan seleksi dan pelatihan Sahabat CEKAR. Program akan berjalan sepanjang tahun ajaran dengan kegiatan rutin dan evaluasi berkala. Diharapkan setiap warga sekolah menjadi bagian dari perubahan menuju lingkungan yang penuh empati dan karakter.