Aldehid merupakan senyawa turunan alkana yang mengandung gugus aldehid atau disebut juga Alkanal dengan rumus molekul CnH2nO. Aldehid mempunyai ikatan rangkap antara karbon dengan oksigen. Rumus umum aldehid adalah R-CHO , dengan R adalah alkil.
Tata Nama IUPAC
Nama berdasarkan nama alkanal, dengan mengganti akhiran –a dari alkanal menjadi –al
Nama alkanal didasarkan atas rantai terpanjang yang mengandung gugus fungsi
Penomoran rantai C yang bercabang dimulai dari atom C yang mengandung gugus fungsi.
Contoh:
2-metil-butanal
2. Tata Nama Trivial
Nama trivial diturunkan dari nama asam karboksilat, yaitu dengan mengganti akhiran –at menjadi aldehid.
Contoh:
a. Sifat Fisis
Alkanal (metanal) berwujud gas pada suhu kamar, suku yang lebih banyak akan berujud cair
Titik didih dan titik leleh lebih rendah dari senyawa alkanol dengan jumlah C sama
Alkanal merupakan senyawa polar
Kelarutan semakin berkurang dengan bertambahnya jumlah suku atom C
Termasuk senyawa non elektrolit
b. Sifat Kimia
Tidak membentuk ikatan hidrogen antarsenyawa alkanal
Kereaktifan alkanal lebih reaktif daripada keton
Reaksi adisi alkanal
Adisi dengan H2 menghasilkan alkohol primer
Adisi dengan HCN membentuk hidroksikarbonitrial sianohidro
Adisi dengan NaHSO3
Adisi dengan amonia membentuk aldehid amonia
Reaksi Oksidasi Aldehid
Oksidasi dengan oksidator kuat yaitu KMnO4 atau K2Cr2O7 membentuk asam alkanoat
Oksidasi dengan pereaksi Tollens (campuran AgNO3 + NH4OH) membentuk endapan perak (Ag)
Oksidasi dengan pereaksi Fehling membentuk endapan merah
Larutan 37% formaldehid (metanal) dalam air disebut formalin digunakan untuk mengawetkan benda-benda anatomi.
Formaldehid untuk membuat damar buatan, plastik, dan insektisida.
Etanal sebagai bahan karet dan damar buatan serta zat warna.