ISI DESIGN THINKING
1. Empathize — Mengidentifikasi Masalah
Di lingkungan sekitar terdapat banyak sampah organik seperti daun kering, ranting, dan sisa tanaman yang belum dimanfaatkan dengan baik. Sampah tersebut biasanya hanya dibuang atau dibakar sehingga dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat.
2. Define — Merumuskan Masalah
Masalah utama: Bagaimana cara memanfaatkan sampah organik menjadi produk yang berguna dan memiliki nilai ekonomis?
Kebutuhan: Membuat briket dari sampah organik yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif.
3. Ideate— Mencari Solusi
Solusi yang dipilih adalah mengolah sampah organik menjadi briket melalui proses pengeringan, pengarangan, penghalusan, pencampuran bahan perekat, pencetakan, dan pengeringan.
Ide produk:
🌱 Briket Organik — “Sisa Jadi Nyala”
Mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif yang lebih bermanfaat.
4. Prototype — Membuat Produk
Membuat contoh briket dari bahan organik yang tersedia.
Tahapan:
Mengumpulkan sampah organik.
Mengeringkan bahan.
Mengubah bahan menjadi arang.
Menghaluskan arang.
Mencampurkan bahan perekat.
Mencetak menjadi briket.
Mengeringkan briket.
5. Test— Menguji Produk
Briket yang telah dibuat kemudian diuji untuk mengetahui:
Kemudahan menyala
Lama waktu pembakaran
Panas yang dihasilkan
Kekuatan dan kepadatan briket
Kemudahan penggunaan