BALAI PENYULUHAN PERTANIAN
KECAMATAN GERIH
KECAMATAN GERIH
GERAKAN PENGENDALIAN (GERDAL) OPT PENGGERAK BATANG TANAMAN PADI
Pemberian Materi di sampaikan oleh POPT (Titik Sudarti)
1 liter pestisida dicampur dengan 20 liter air, Dalam proses penyemprotan 250 ml dicampur dengan 14 – 16 liter air atau satu tangki semprot. Kemudian dilakukan penyemprotan masal.
untuk luas 50 ha cukup 1 light trap, cara fisik (penyabitan tanaman serendah mungkin sampai permukaan tanah pada saat panen), penggenangan air setinggi 10 cm agar jerami atau pangkal jerami cepat membusuk sehingga larva atau pupa mati,
Kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal)
Hama ini menyerang tanaman padi pada semua fase pertumbuhan sebagai sundep dan menjelang panen sebagai beluk. Ngengat dewasa penggerek batang aktif pada malam hari dan siklus hidup keseluruhan sekitar 40-70 hari, tergantung jenisnya. Larva awalnya menyerang akar hingga menyerang batang padi bagian dalam. Saat larva menyerang akar gejala yang ditimbulkan berupa anakan kerdil atau mati.
Cara pengendalian:
Penggunaan insektisida kontak pada saat ditemukan ngengat dan sistemik saat larva Proses pencampuran pestisida dalam pembagian dilapangan; 1 liter pestisida dicampur dengan 20 liter air. Kemudian dibagikan kepada kepada petani. Dalam proses penyemprotan 250 ml dicampur dengan 14 – 16 liter air atau satu tangki semprot. Kemudian dilakukan penyemprotan masal.
GERDAL TIKUS TANGGAL 07 APRIL 2022
Kegiatan Gerakan Pengendalian TIKUS
Gerdal (gerakan pengendalian) kali ini memanfaatkan obat racun pernafasan berbentuk petasan yaitu Alpostran dan Basmikus. Petasan anti tikus disulut sumbunya layaknya menyulut petasan lalu dimasukan ke dalam sarang tikus. Petasan akan meledak dan mengeluarkan asap. Selain menggunakan racun berbentuk petasan kelompok tani juga di berikan racun tikus petrokum dengan di hancurkan obat tikus yang di mana racun ini akan membunuh tikus sacara bertahap, dengan tikus memakan racun maka tikus ingin minum terus menerus dan tikus tersebut akan mati dengan sendirinya, pemberian obat ini jangan sampai tersentuh dengan tangan Karena jika sudah tersentuh dengan tangan maka tikus tidak akan memakan nya.
GERAKAN PENGENDALIAN HAMA TIKUS KEMNGGUNAKAN FERINSA DI POKTAN SANTOSO
Gerdal Tikus
Bantuan FERINSA (fermentasi urin sapi)
Pengendalian hama tikus dengan pemberian FERINSA (fermentasi urine sapi ) dari UPT Proteksi Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Jawa Timur Kepada Kelompok Tani Santoso Desa Randusongo Kecamatan Gerih Kabupaten Ngawi .
Mungkin masih belum banyak yang tau FERINSA itu apa ?
Jadi FERINSA adalah Fermentasi Urin Sapi, FERINSA bermanfaat sebagai biopestisida yang dapat mengusir hama tikus, FERINSA juga dapat menyediakan unsur hara bagi tanaman yang berfungsi untuk mengubah sifat fisik tanah. FERINSA ini juga terbuat dari bahan bahan sekitar, FERINSA terbuat dari empon empon, urin sapi dan bahan bioaktivator yang dibuat dari IPB, selain itu petani dapat membuat FERINSA sendiri yang dapat di damping oleh penyuluh.
PETANI MELENIAL
Petani Melenial Kec Gerih
Petani Melenial Kec Gerih