PENGGUNAAN PAVING BLOCK
Tebal 6 cm: Cocok untuk pejalan kaki atau kendaraan ringan.
Tebal 8 cm: Digunakan pada area parkir atau jalan kendaraan berat.
Tebal 10 cm: Cocok untuk jalan dengan lalu lintas kendaraan berat, seperti truk atau forklift.
Jika Anda memiliki kebutuhan tertentu, Kami bisa membantu memilih jenis dan ukuran paving block yang paling cocok!
JENIS DAN TYPE PAVING BLOCK
Bata (Rectangle)
Bentuk seperti bata biasa.
Paling sederhana dan sering digunakan untuk berbagai keperluan, seperti jalan atau halaman.
Hexagon (Segi Enam)
Berbentuk segi enam.
Cocok untuk area taman atau dekorasi karena tampilannya unik.
Cacing (Zig-zag)
Memiliki bentuk zig-zag seperti huruf "S".
Sangat kuat dan cocok untuk jalan dengan beban berat, seperti jalan perumahan atau tempat parkir.
Trihex
Berbentuk seperti tiga buah segitiga yang digabung.
Memberikan tampilan estetis dan stabil.
Ubin Rumput (Grass Block)
Memiliki lubang di tengah untuk menanam rumput.
Cocok untuk taman, area resapan air, atau jalan dengan desain hijau.
Topi Uskup
Bentuknya menyerupai topi.
Biasanya digunakan untuk tepi jalan atau pembatas.
Kanstin (Kerb)
Berfungsi sebagai pembatas atau penahan paving block.
BAHAN PEMBUATAN PAVING BLOCK
Paving block umumnya terbuat dari campuran berikut:
Semen (sebagai perekat utama)
Pasir (untuk memberikan tekstur dan kekuatan)
Kerikil atau agregat halus (menambah daya tahan)
Air (untuk proses hidrasi semen)
Bahan tambahan (seperti pewarna atau aditif untuk meningkatkan kualitas)