KRS Sistem Mengalami Gangguan, Mahasiswa Terhambat Akses Kelas
Gambar 1. KRS Lama
Gambar 2. KRS Baru
Surabaya - Pada 22 Januari 2024 telah dibuka sesi pemilihan mata kuliah. Mahasiswa dapat menentukan Kartu Rencana Studi (KRS) sesuai dengan mata kuliah pada semester yang sedang berjalan. Sesi KRS kali ini menjadikan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebagai mahasiswa yang terlebih dahulu untuk melakukan penginputan mata kuliah. Adanya sistem terbaru untuk pemilihan mata kuliah ini menuai pro kontra dari mahasiswa, utamanya bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang terlebih dahulu menggunakan sistem baru ini. Dengan penggunaan yang berbeda ini mahasiswa yang menjalankan KRS mengalami kesulitan untuk menginput mata kuliah, karena sistem yang dibuat ini masih belum matang untuk diaplikasikan. Gangguan tersebut terjadi karena mahasiswa yang sudah menginput mata kuliah tidak bisa membatalkan mata kuliah yang sudah diinput, dan harus konfirmasi terlebih dahulu kepada dosen wali jika ingin melakukan penghapusan pada mata kuliah yang telah diinput. Oleh sebab itu, adanya sistem baru ini menyebabkan kepanikan di kalangan mahasiswa yang berusaha mengatur jadwal mata kuliah mereka.
Adanya permasalahan tersebut mahasiswa melaporkan kepada Himpunan Mahasiswa Manajemen yang merupakan perantara atau media penghubung antara Keluarga Mahasiswa Manajemen dengan lembaga terkait permasalahan gangguan KRS yang sedang terjadi. Dengan kejadian tersebut, pihak yang menangani advokasi dari Himpunan Mahasiswa Manajemen melaporkan hal tersebut ke lembaga. Selang beberapa hari setelah pelaporan, sistem KRS sesuai dengan yang diinginkan sebelumnya yaitu terkait sistem hapus KRS dapat dilakukan tanpa menghubungi dosen wali terlebih dahulu. Meskipun terdapat beberapa permasalahan melalui sistem baru Siamik pada penginputan KRS namun tidak dipungkiri bahwa sistem terbaru ini juga memiliki kelebihan. Dengan penggunaan baru ini sistem KRS dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan seperti server down maupun error, beda hal nya dengan sistem yang lama. Mahasiswa merasakan perbedaan hal tersebut, meskipun masih ada gangguan yang kurang dari penggunaan KRS tersebut. Dengan penggunaan sistem KRS yang baru ini, pihak universitas dapat mengevaluasi sistem tersebut agar nantinya ketika terbukanya sesi pemilihan mata kuliah lagi, KRS tidak mengalami gangguan sehingga mahasiswa dapat memilih mata kuliah dengan lancar.