Baileo sebagai rumah adat daerah Maluku adalah bangunan utama pada Anjungan Daerah Maluku, arsitekturnya mengusung konsep rumah panggung persegi. Di Maluku rumah adat Baileo sendiri sejatinya tidak hanya difungsikan sebagai rumah tinggal, namun penggunaanya lebih diperuntukan sebagai kegiatan masyarakat dan balai pertemuan. Selain itu, Rumah Adat Baileo juga kerap digunakan sebagai tempat penyimpanan berbagai benda-benda peninggalan bersejarah, seperti benda pusaka atau benda-benda keramat lainnya.
Pada Baileo di anjungan daerah Maluku terdapat ornamen penuh nilai yang menampilkan motif adat berbagai suku di Maluku, yaitu suku Ambon dan Lease, suku Seram dan suku Tanimbar. Tiang Penyangga Baileo Berjumlah 9 tiang di depan, 9 tiang di belakang, 5 tiang di sisi kiri dan kanan merupakan simbol budaya yang melambangkan persekutuan antar negeri (desa) di Maluku yaitu Siwalima.
Baileo pada Anjungan Daerah Maluku merupakan aula pertemuan yang biasanya digunakan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan pagelaran seni budaya Maluku dan juga disewakan untuk umum (acara pernikahan, ibadah, seminar, wisuda, gathering komunitas/perusahaan dll)
Ingin mengetahui informasi tentang penyewaan gedung Baileo Anjungan Maluku untuk umum, silahkan langsung klik di sini ya!
Atau hubungi nomor WA: 0852‑8578‑9299