Surah al-Waqiah: 35-38
Doa tersebut dituliskan oleh Imam Nawawi dalam kitabnya Al-adzkar berikut ini
عن على رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا نظر في المِرأة قال: الحمد لله، اللهم كما حسّنت خَلْقًي فحسن خُلُقي.
Dari sahabat Ali R.A. berkata sesungguhnya Nabi Muhammad S.A.W. ketika melihat ke cermin dan bersabda, “ Alhamdulillahi, Allahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii,
Maksudnya, “Segala puji bagi Allah, ya Allah sebagaimana Engkau jadikan wajahku rupawan, jadikan pula rupawan pada akhlakku,”
Hadis ini juga diriwayatkan oleh al-Ashbahani pada bab Akhlaqu al-nabi yang berasal dari riwayat Aisyah dengan sanad dhaif, sedangkan hadis yang sama yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam musnadnya yang berasal dari Ibnu Mas’ud dan ‘Aisyah dengan tanpa menyebut redaksi “bil nadzri ila al-mir’ah” adalah hadis shahih.
Surah at-Tahrim 8
Dalam Syarah Hisnul Muslim disebutkan asbabul wurud hadits ini. Ada seorang sahabat yang bernama Utsman bin Al Ash rdhiyallahu ‘anhu yang menghadap Rasulullah dan mengeluhkan sakit pada tubuhnya sejak ia masuk Islam. Lalu Rasulullah mengajarkan doa dan cara tersebut, yaitu:
Letakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit
Baca bismillah tiga kali
Baca doa ini tujuh kali
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Sebahagian isteri Rasulullah, Beliau pernah melihat salah satu isterinya dan mendapati jari isterinya melenting karena bisul. Rasulullah lantas mengoleskan sebuah ramuan dari India di atas bisul sang istri seraya membaca doa di atas.
اللهم مطفئ الكبير ومكبر الصغير أطفئها عني
Allahumma muthfi’al kabir wa mukbira shaghiri athfi’ha anni
maksudnya :Ya Allah yang memudarkan yang besar dan membesarkan yang kecil, maka pudarkanlah bisul dan jerawat itu dariku.
Setelah dibacakan doa di atas, bisul yang terdapat di jari isteri Rasulullah beransur pulih.
Sementara riwayat lain menyebutkan, beliau datang kepada salah satu istrinya kemudian bertanya, “Apakah engkau mempunyai bedak?” Kemudian isteri beliau menjawab, “Ya.” Beliau kemudian mengambil bedak tersebut dan mengoleskannya di atas jerawat atau bisul istri beliau sambil berdoa dengan doa di atas. (HR. an-Nasai).
Doa tersebut dapat dijadikan doa maupun dzikir setiap hari ketika mengobati jerawat agar jerawat lekas hilang.