Guru Pembimbing: Pak Agung Riyanto, S.Pd.
WELCOME TO MY PROJECT!📚
Halo semuanya! Selamat datang di project IPAS kelas X AKL 2. Halaman ini memuat tentang informasi, pekerjaan, dan tugas-tugas saya dalam mapel tersebut. Happy reading all!
Sebagai sekolah dengan aktivitas harian yang padat, SMK Negeri 3 Jepara menghasilkan volume sampah organik yang cukup besar setiap harinya, mulai dari guguran daun di halaman sekolah hingga sisa bahan makanan dari area kantin. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah-sampah ini hanya akan menumpuk di tempat pembuangan akhir dan menimbulkan bau tidak sedap. Menanggapi tantangan ini, siswa Kelas X menginisiasi proyek berbasis lingkungan hidup (Green School Program) yang berfokus pada pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos berkualitas tinggi. Proyek ini bertujuan untuk mengurangi jejak karbon sekolah sekaligus mengajarkan prinsip keberlanjutan (sustainability) kepada generasi muda.
Proyek ini berjalan melalui beberapa tahapan terstruktur selama beberapa minggu. Tahap pertama dimulai dengan pemilahan sampah (waste segregating) di lingkungan sekolah, di mana siswa memisahkan sampah organik "hijau" (sisa sayur kantin, daun segar sebagai sumber nitrogen) dan sampah "cokelat" (daun kering, ranting kecil, serbuk gergaji sebagai sumber karbon). Selanjutnya, siswa menyiapkan wadah komposter dan merancang formula pencampuran dengan menambahkan bioaktivator (seperti EM4) dan air secukupnya untuk mempercepat proses dekomposisi. Selama masa inkubasi, setiap kelompok secara bergantian melakukan monitoring mingguan untuk mengecek suhu, tingkat kelembapan, dan membalik tumpukan kompos guna memastikan pasokan oksigen terjaga (proses aerobik).
Setelah melewati proses fermentasi selama kurang lebih 4 hingga 6 minggu, siswa Kelas X berhasil memanen pupuk kompos organik yang matang, tidak berbau, dan kaya akan unsur hara. Produk kompos ini kemudian dikemas secara rapi dan digunakan langsung untuk menyuburkan tanaman hias serta tanaman produktif di taman-taman SMK Negeri 3 Jepara. Dampak terbesar dari proyek ini adalah lahirnya kesadaran ekologis di kalangan siswa, berkurangnya volume sampah yang dibuang ke luar sekolah, serta pemahaman praktis mengenai ilmu biologi dan kimia lingkungan yang diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.