Scratch dibuat dengan beberapa tujuan utama, yang semuanya berpusat pada pembelajaran dan kreativitas, terutama bagi anak-anak dan pemula dalam dunia pemrograman:
Membuat Pemrograman Lebih Mudah dan Menyenangkan: Scratch dirancang untuk menghilangkan kerumitan sintaks pemrograman tradisional yang seringkali membuat pemula merasa kesulitan dan frustrasi. Dengan antarmuka visual yang intuitif dan blok-blok kode yang berwarna-warni, Scratch memungkinkan pengguna untuk membuat program dengan cara yang lebih menyenangkan dan interaktif.
Mendorong Kreativitas dan Ekspresi Diri: Scratch tidak hanya alat untuk belajar pemrograman, tetapi juga platform untuk berekspresi dan berkreasi. Pengguna dapat membuat berbagai macam proyek, mulai dari animasi sederhana hingga permainan interaktif dan cerita digital. Scratch memberikan kebebasan untuk berimajinasi dan mewujudkan ide-ide kreatif.
Mengembangkan Keterampilan Berpikir Komputasional: Scratch membantu pengguna untuk mengembangkan keterampilan berpikir komputasional, yaitu kemampuan untuk memecahkan masalah kompleks menjadi langkah-langkah yang lebih kecil dan logis. Keterampilan ini sangat penting di era digital saat ini dan dapat diterapkan di berbagai bidang, tidak hanya dalam pemrograman.
Memfasilitasi Pembelajaran Kolaboratif: Scratch memiliki komunitas online yang besar dan aktif, di mana pengguna dapat berbagi proyek mereka, memberikan umpan balik, dan berkolaborasi dengan orang lain. Hal ini mendorong pembelajaran kolaboratif dan membangun rasa saling memiliki dalam komunitas.
Mempersiapkan Generasi Muda untuk Era Digital: Di era di mana teknologi semakin meresap dalam kehidupan kita, penting bagi generasi muda untuk memiliki pemahaman tentang cara kerja teknologi. Scratch memberikan pengantar yang menyenangkan dan mudah dipahami tentang konsep-konsep dasar pemrograman, sehingga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dan peluang di era digital.