Scratch dibuat melalui proses yang panjang dan melibatkan berbagai tahapan, mulai dari perencanaan hingga pengembangan dan peluncuran. Berikut adalah gambaran umum tentang bagaimana Scratch dibuat:
Perencanaan dan Konsep:
Ide awal Scratch muncul dari kelompok Lifelong Kindergarten di MIT Media Lab, yang dipimpin oleh Mitch Resnick. Mereka ingin menciptakan alat yang dapat membantu anak-anak dan pemula belajar pemrograman dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan.
Konsep utama Scratch adalah pemrograman visual, di mana pengguna dapat membuat program dengan menyeret dan melepaskan blok-blok kode, bukan dengan mengetik baris-baris kode yang rumit.
Pengembangan:
Tim pengembang di MIT Media Lab mulai bekerja untuk mewujudkan konsep Scratch. Mereka merancang antarmuka pengguna yang intuitif dan blok-blok kode yang mudah dipahami.
Scratch awalnya dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Squeak, kemudian beralih ke Adobe Flash, dan sekarang menggunakan HTML5 dan JavaScript.
Uji Coba dan Penyempurnaan:
Sebelum diluncurkan ke publik, Scratch diuji coba oleh sekelompok anak-anak dan remaja. Umpan balik dari para penguji digunakan untuk memperbaiki dan menyempurnakan Scratch.
Peluncuran:
Scratch pertama kali dirilis ke publik pada tanggal 8 Januari 2007. Sejak saat itu, Scratch terus dikembangkan dan diperbarui dengan fitur-fitur baru.
Komunitas:
Salah satu aspek penting dari Scratch adalah komunitasnya yang besar dan aktif. Pengguna Scratch dari seluruh dunia dapat berbagi proyek mereka, memberikan umpan balik, dan berkolaborasi dalam proyek-proyek baru.