Judul Kasus: Kesehatan Pohon di Daerah Urban
Nama Kelompok: Paraserianthes
Anggota Kelompok: Johny S. Tasirin dan Josephus I. Kalangi
Penghijauan di lingkungan urban banyak menggunakan jenis-jenis pohon yang mempertimbangkan fungsi ekologi, fungsi perindang dan nilai estetika. Dst...
Kawasan hijau di perkotaan adalah hasil dari program penghijauan dan dinamakan ruang terbuka hijau dan termasuk dalam kategori kawasan lindung setempat. Dst...
Pohon yang sehat memiliki bentuk alami yang menunjang proses fisiologis yang wajar. Dst...
Pohon di perkotaan sering kali harus mengalah pada keamananan penduduk dan fasilitas publik. Dst...
Bagaimana proses perkembangan teknologi informasi komunikasi dalam bidang kehutanan?
Apakah penerapan teknologi informasi komunikasi memiliki prosepek ke masa depan pengembangan ilmu kehutanan di Indonesia?
Bagaimana bentuk konstruksi citizen science untuk ilmu kehutanan?
Bagaimana pendekatan penanganan komunitas pohon urban di Kota Manado?
Tujuan studi kasus ini adalah melakukan review sistematis bagaimana proses kognitif dalam bidang kehutanan berproses dalam TIK ditinjau dari aspek perangkat dan software. Tujuan lainnya adalah untuk membangun keterlibatan publik untuk berperan dalam pengelolaan pohon di daerah urban.
Studi kasus ini menggunakan metode kombinasi desk-study pengamatan lapangan. Identifikasi terhadap perkembangan TIK terkait Ilmu kehutanan dilakukan dengan melakukan penelusuran daring di website yang relevan. Beberapa pertimbangan untuk perkembangan kognisi terkait kehutanan misalnya identifikasi jenis, pemetaan, simulasi penebangan pohon, modeling ekosistem, pengelolaan panen hasil hutan, dan manual digital
Studi ini akan mengembangakan citizen science sebagai perangkat lunak dalam pengawasan dan pengendalian kesehatan pohon di daerah urban.
[Bahas hasil penelitian (atau penelusuran desk-study) sesuai dengan pertanyaan penelitian yang ada di sesi Pendahuluan.]
[Rumuskan kesimpulan dari studi kasus ini yang berisi satu kalimat yang adalah jawaban dari setiap pertanyaan penelitian. Dalam studi kasus ini akan ada tiga kesimpulan.]
[Daftar pustaka mengikuti panduan yang disediakan untuk penulisan skripsi [bit.ly/pedomanskripsi03]
[Lampiran bisa berisi (1) capture halaman depan sumber yang direview, (2) data dan informasi penting, (3) dokumentasi proses diskusi berupa screen capture (screenshot) atau foto digital.] Screen capture (screenshot) atau foto-foto dari setiap pertemuan atau diskusi dimasukkan dalam lampiran dengan keterangan yang cukup.