Pembangunan sektor agribisnis peternakan harus didasarkan pada potensi ekosistem setiap wilayah, sehingga melibatkan seluruh wilayah dengan segala keberagamannya (keberagaman hayati, keberagaman mikroklimat, keberagaman sosial budaya, keberagaman sumbar daya manusia dan keberagaman sumber daya alam). Maka agribisnis peternakan harus dilaksanakan dengan pembangunan subsistem-subsistemnya secara harmonis. Beberapa mata kuliahnya adalah Social Preneurship Peternakan, Komunikasi Bisnis Peternakan, Perilaku Konsumen Produk Peternakan, Pemrograman Berbasis Web Peternakan, Riset Pemasaran Peternakan, Pemrograman Berbasis Mobile Peternakan, Bio Industri Peternakan, Supply Chain Management, Ekspor dan Impor Hasil Peternakan, Penyuluhan Peternakan, Kewirausahaan Peternakan, Bisnis Model canvas Peternakan, Studi Kelayakan dan Evaluasi Proyek Peternakan, Izin Edar dan Sertifikat Produk , Desain Kemasan Produk Peternakan, Ekspor dan Impor Hasil Peternakan, Penyuluhan Peternakan.
Sangat berpeluang menjadi Manajer Farm mengawasi jumlah, penggunaan, dan perawatan sarana dan alat kerja di farm, Formulator Pakan dengan menyusun formulasi pakan sesuai target produksi yang ditentukan perusahaan dan melakukan trial formulasi serta Manager Pabrik yang terlibat perencanaan, koordinasi dan kontrol dari prosesing juga Quality assurance yang berperan memastikan kualitas suatu produk sesuai dengan standar kualitas yang berlaku di perusahaan.