Bandung, 11 Februari 2025 - Direktorat Inovasi dan Pengembangan Usaha Universitas Dian Nusantara bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Kota Bandung mengadakan acara “Mentoring Go Export 2025” bertemakan "Business Forum Dengan Germany" di Hotel Savoy Homann Bandung, Jawa Barat.
Dibuka oleh Bapak Bapak Eriklex Donald. SE., MM. beliau memberikan materi tentang Manajemen Bisnis Berorientasi Ekspor, bahwa para UMKM Bandung diminta untuk mempersiapkan barang yang siap melakukan bisnis matching diantara lain adalah para UMKM perlu mengerti berbahasa Inggris karena dihadiri oleh Mr. Joop Baijens yaitu Importir untuk Pasar Eropa Barat, Bapak Eriklex juga memberikan materi tentang USP Unique Selling Point, jadi pada setiap produk memanfaatkan indikasi geografis seperti Kopi Gayo, Champagne yang berasal dari Prancis. Pak Erik juga memberikan contoh yaitu dari Kota Bandung makanan apa yang paling terkenal atau tenar? Batagor, Peyem, Cuankie, dan lain sebagainya yang membuat kota Bandung sangat terkenal. Lalu contoh dari Fashion adalah seperti Batik yang memiliki ciri khas atau Identitas tersendiri dari setiap daerah. Para UMKM juga diminta untuk melatih dirinya untuk bisa menjelaskan Identitas Usaha atau Usaha Berbisnis.
Dilanjutkan oleh Bapak Bayu Wicaksono Putro menjabat sebagai Atase Perdagangan Berlin, Menjelaskan tentang bahwa German menjadi salah satu negara yang perlu terus menerus dan tekun dalam menjual produk yang dijual, ada 7 negara maju di dunia ini salah satu adalah Jerman dan mereka memang saat ini ekonominya sedang tidak baik-baik saja karena pertumbuhan ekonominya 0,1 sampai 0,3 persen dan naik turun ini kadang per triwulan naik turun, memang sedang tidak oke di Jerman minyak terganggu tapi mereka tetap berproduksi
menjalankan aktivitas ekonominya ada beberapa pengurangan karena ada perang Rusia melawan Ukraina ini beberapa informasi untuk Bapak-Ibu sekalian biar tahu nuansa kebatinan pasar Jerman yang sedang dalam proses pemulihan. Artinya dalam situasi dan kondisi apapun mau naik atau turunnya perekonomian Bapak dan Ibu yang memiliki bisnis harus tetap memiliki strategi strategi untuk tetap berjualan. Bapak Bayu juga menjelaskan bahwa Jerman adalah negara yang sedikit menjaga dan mengirit apa yang menjadi budget pengeluarannya, selain itu di Jerman orang Jerman juga senang yang fresh mereka tuh gak punya kulkas gede kayak kita
Yang besarnya sampai 2 pintu, 3 pintu, 4 pintu, mungkin gak ada pintu juga kali ya mereka tuh simple, kulkas kecil cukup ya mereka sifatnya yang fresh. Lalu Jerman juga suka akan makan maknan yang higenis dan bersih.
Mr. Joop Baijens sebagai Importir untuk pasar Eropa Barat dan Bapak Eriklex Donald. SE., MM. sebagai moderator, yang menjalani business matching pada negara Netherlands (Belanda). Mr Joop, memberikan arahan arahan tentang bagaimana cara ekspor ke Belanda, ada beberapa bagian penting jika mengirimkan sampel atau contoh untuk orang orang Belanda yaitu tentang komposisi yang sangat diperhatikan bahkan langsung di teliti oleh para peneliti di Belanda. Selain itu Mr.Joop juga memberikan dukungan pada setiap para UMKM yang pernah maupun belum pernah dalam mengekspor, Mr. Joop terus mengingatkan untuk tetap menaati aturan seperti mengumpulkan dokumen dokumen yang diperlukan, juga sertifikasi produk dan juga tetap konsisten pada jenis barang yang di ekspor, jika kamu ekspor kopi tetaplah meng-ekspor kopi buat item tersebut menjadi item yang paling dicari cari warga Belanda atau Jerman. Lalu para pebisnis juga harus melengkapi Identitasnya dengan baik, karena yang paling penting untuk mengenal produk pertama kali adalah nama produk, kartu nama, dan juga Mr.Joop mendorong Bapak atau Ibu Pengusaha untuk mengikuti setiap pameran yang diadakan atau hanya sekedar datang ke pameran tersebut.