Pertempuran Okinawa merupakan perang besar antara AS dan Jepang di pengujung Perang Dunia II. Dalam pertempuran berdarah inilah, aksi heroik Desmond Doss dikenal dunia.
Pada 29 April 1945, Resimen Infanteri ke-307 bergerak ke Okinawa, tepatnya ke puncak Lereng Maeda atau dikenal sebagai Hacksaw Ridge
Hacksaw Ridge adalah sebuah tebing curam yang tingginya sekitar 400 kaki (122 meter). Di puncak Hacksaw Ridge, Jepang membangun pertahanannya dari pasukan Sekutu dengan menciptakan labirin terowongan dan menempatkan tentaranya di sana. Selama berhari-hari, pasukan Resimen 307 tempat Desmond bertugas, berperang melawan pasukan Jepang untuk merebut Hacksaw Ridge.
Selama itu pula, Desmond merawat rekan-rekannya yang terluka sembari menghindari tembakan dari musuh. Semakin hari, upaya Desmond untuk menghindari maut semakin sulit. Ia telah menghilangkan atribut petugas medis, yang memang menjadi incaran pasukan Jepang untuk melumpuhkan pasukan AS. Pada 5 Mei 1945, di saat pasukan Jepang melancarkan serangan balik yang intensif, semua pasukan AS diperintahkan untuk mundur. Di saat pasukan AS bergegas menuruni tebing curam Hacksaw Ridge, Desmond tetap di atas. Ia mengetahui di atas Hacksaw Ridge masih ada puluhan rekannya yang terluka dan tidak bisa mundur tanpa dibantu. Hati nurani Desmond tidak membiarkannya mundur dan meninggalkan rekan-rekannya mati, sebelum ia mencoba menyelamatkan mereka. Pada hari itu, ada 75 orang yang diselamatkan oleh Desmond Doss dari puncak Hacksaw Ridge yang dihujani tembakan artileri, mortir, dan senapan oleh Jepang.
Tanpa bantuan satu orang pun, Desmond menurunkan satu per satu prajurit yang terluka dari puncak lereng dengan seutas tali. Secara mengejutkan, ia tidak terluka sedikit pun, meski tenaganya dihabiskan untuk membantu rekan-rekannya. Setelah peristiwa bersejarah tersebut, Desmond masih kembali ke Hacksaw Ridge, yang perlahan dapat direbut pasukan AS. Pada 21 Mei, dalam serangan malam hari di dataran tinggi dekat Shuri, Desmond terluka akibat ledakan granat. Awalnya ia terus menolak menerima perawatan sebelum rekan-rekannya yang terluka lebih parah. Desmond baru berhenti setelah kaki dan pinggulnya rusak, serta menderita patah tulang lengan kiri akibat peluru penembak jitu yang menembus lengannya. Saat dibawa ke garis Sekutu, di tubuhnya ditemukan 17 pecahan peluru setelah mencoba menendang granat yang menyasar lokasinya bersama rekan-rekannya. Pertempuran Okinawa menjadi tugas terakhir Desmond pada Perang Dunia II, ia dievakuasi pada 21 Mei 1945 dengan kapal USS Mercy.