PORTOFOLIO KEPALA SEKOLAH
Readathon merupakan salah satu bagian dari kegiatan pembiasaan SERASI MESRA (Selasa Berliterasi dan Membaca Bersama) yang dilaksanakan di SMAN 2 Lembang.
Readathon adalah gerakan membaca marathon selama 40 menit yang bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan dan peserta didik di SMAN 2 Lembang.
Setelah membaca, seluruh warga sekolah dihimbau untuk membuat resume hasil bacaan. Untuk meningkatkan semangat literasi, hasil resume terbaik dari warga sekolah yang terpilih akan dipublikasikan melalui media sosial Perpustakaan Aksara Acitya.
Mading Sekolah merupakan media yang sangat efektif untuk menyampaikan informasi, mengasah kreativitas, dan meningkatkan partisipasi siswa di sekolah. Salah satu lokasi yang strategis untuk mengadakan kegiatan mading sekolah adalah perpustakaan. Mengapa perpustakaan? Karena perpustakaan adalah pusat ilmu pengetahuan yang bisa menginspirasi berbagai ide kreatif.
Tujuan Kegiatan Mading :
Meningkatkan Minat Baca dan Tulis: Melalui mading, siswa didorong untuk menulis artikel, cerita pendek, puisi, dan laporan kegiatan. Ini membantu meningkatkan keterampilan literasi mereka.
Mengembangkan Kreativitas: Siswa dapat berkreasi dalam membuat desain dan tampilan mading, termasuk penggunaan ilustrasi, foto, dan dekorasi menarik.
Menyebarkan Informasi Penting: Mading dapat menjadi sarana untuk menyebarkan informasi tentang kegiatan sekolah, pengumuman penting, hasil karya siswa, dan berbagai informasi edukatif lainnya.
Membangun Kerjasama Tim: Kegiatan ini melibatkan banyak siswa, sehingga mereka belajar untuk bekerja sama dan saling berkoordinasi.
DUTA LITERASI
Duta Literasi adalah individu yang ditunjuk atau dipilih untuk menjadi perwakilan dalam mempromosikan kegiatan literasi. Tugas utama duta literasi adalah menginspirasi, mendukung, dan menggerakkan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, untuk meningkatkan minat baca dan literasi secara umum.
PROGRAM YANG BELUM TEREALISASI
Pojok Baca merupakan sudut atau area kecil yang disediakan di kelas atau tempat strategis di lingkungan sekolah sebagai ruang literasi yang mudah diakses oleh peserta didik. Pojok ini dilengkapi dengan rak buku, koleksi bacaan yang beragam serta dekorasi yang menarik untuk menciptakan suasana nyaman dan menyenangkan.
Program ini melibatkan peserta didik sebagai pengelola, guru dan tenaga kependidikan sebagai pengawas serta didukung oleh pustakawan. Buku yang tersedia di pojok baca berasal dari hibah dari peserta didik serta GTK.
Tujuan program ini adalah :
Meningkatkan budaya literasi.
Menyediakan akses bacaa yang mudah.
Meningkatkan minat baca.
Mendukung proses pembelajaran.
Membentuk karakter positif.
Hari Kunjung Perpustakaan adalah kegiatan literasi yang dilaksanakan pada waktu tertentu (harian, mingguan, atau periode khusus) di mana seluruh peserta didik diarahkan untuk melakukan kunjungan ke perpustakaan sekolah.
Pada kegiatan ini, siswa dapat :
Membaca buku pilihan secara mandiri
Mengenal koleksi yang tersedia di perpustakaan
Menambah pengetahuan yang diminati
Menjadikan perpustakaan sebagai rujukan sumber pembelajaran.
Temu Penulis adalah merupakan kegiatan yang mempertemukan peserta didik dengan penulis. Baik penulis fiksi, nonfiksi, novel, cerpen, buku motivasi, maupun karya lainnya. Rangkaian kegiatan dalam temu penulis ini antara lain :
Berbagi pengalaman mengenai proses penulisan buku
Menjelaskan ide dan pesan yang ingin disampaikan melalui karyanya.
Memberikan motivasi kepada siswa untuk menulis dan membaca buku.
Mengadakan sesi tanya jawab
Mengisi workshop mini tentang kepenulisan.
Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah :
Menumbuhkan minat baca dan menulis
Memberikan pengalaman literasi secara langsung
Meningkatkan pengetahuan tentang dunia menulis.
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif
Memperkuat budaya literasi di sekolah.