PALM PISANG Pisang kipas (Ravenala madagascariensis) adalah anggota dari suku atau jenis pisang-pisangan yang dapat dijadikan tananam hias. Disebut pisang kipas karena bentuknya yang persis seperti kipas. Pisang kipas biasanya juga disebut dengan sebutan pisang madagaskar (diduga berasal dari daerah Madagaskar). Pisang kipas mempunyai nama sains yaitu revenala madagascariensis. Pisang kipas merupakan salah satu dari bagian pisang hias. Pisang termasuk bagian dari tumbuhan monokotil. Monokotil merupakan tumbuhan yang hanya mempunyai satu daun tumbuhan lembaga pada bijinya. Selain itu tumbuhan monokotil juga mempunyai ciri biji berkeping satu, berakar serabut, batang tidak bercabang dan tidak berkambium.
Sirih adalah tanaman asli dari Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain. Sirih dikenal dalam masing-masing bahasa dengan nama yang khas, yaitu: suruh (Jawa), lu'at (Bahasa Ma'anyan),sireh (Melayu), bido (Ternate), base (Bali), dan amo (Ambon). Sebagai budaya daun dan buahnya biasa dikunyah bersama gambir, pinang, tembakau, dan kapur. Namun, mengunyah sirih telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan pembentukan squamous cell carcinoma yang bersifat malignan.
Srirejeki adalah sekelompok tanaman hias populer dari genus Aglaonema dalam famili Araceae (talas-talasan). Genus Aglaonema memiliki sekitar 30 spesies.Tanaman dari genus ini umumnya berhabitat asli di daerah tropis dan subtropis di Asia dan Nugini. Tanaman ini juga dikenal sebagai malar hijau cina (Chinese evergreens).Habitat asli tanaman srirejeki adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembapan tinggi.
PALM, Arecaceae, Suku pinang-pinangan, atau suku palem-paleman adalah keluarga botani tanaman tahunan. Kelapa dikenal seluruh penduduk kepulauan tropika sebagai tumbuhan serba guna. Demikian pula enau dan pinang. Pemanfaatannya mencakup hampir semua bagian tumbuhan, tetapi terutama adalah buahnya. Masyarakat Indonesia, khususnya di Maluku, memanfaatkan tanaman ini sebagai makanan pokok yaitu sagu yang diambil dari batangnya jenis Metroxylon sago, hal ini merupakan keunikan tersendiri dalam hal makanan pokok masyarakat di dunia. Suku ini dulu dikenal sebagai Palmae dan mencakup semua tumbuhan yang biasa disebut palma, palem atau silar.
Cocor bebek (Kalanchoe pinnata) adalah tanaman hias yang berasal dari Genus Kalanchoe. Tanaman ini terkenal karena metode reproduksinya melalui tunas daun (tunas/adventif).Cocor bebek populer digunakan sebagai tanaman hias di rumah tetapi banyak pula yang tumbuh liar di kebun-kebun dan pinggir parit yang tanahnya banyak berbatu.Paruh bebek memiliki batang yang lunak dan bersegmen. Daunnya tebal, berdaging, dan mengandung banyak air.
BUNGA EDELWEIS Anaphalis javanica, yang dikenal sebagai Edelweiss jawa (Javanese edelweiss) atau Bunga Senduro, adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi di Indonesia yang saat ini dikategorikan sebagai tumbuhan langka. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 meter dan dapat memiliki batang sebesar kaki manusia, walaupun pada umumnya tidak melebihi 1 meter. Edelweiss berkembang biak dengan cara generatif. Dengan serbuk-serbuk bunga yang ringan, maka mudah terbawa oleh angin. Bunga Edelweis sering juga disebut sebagai Bunga Keabadian karena mampu tumbuh di tempat yang tandus dan bunganya tidak rontok karena pengaruh hormon tertentu.
Gandum adalah sekelompok rumput liar dan hasil budidaya dari genus Triticum. Gandum dibudidayakan untuk biji - bijian serealianya , yang merupakan makanan pokok di seluruh dunia. Spesies dan hibrida gandum yang terkenal meliputi gandum biasa ( T. aestivum ) yang paling banyak ditanam, dieja , durum , emmer , einkorn , dan Khorasan atau Kamut . Catatan arkeologi menunjukkan bahwa gandum pertama kali dibudidayakan di wilayah Bulan Sabit Subur sekitar 9600 SM.Gandum ditanam di lahan yang lebih luas daripada tanaman pangan lainnya (220,7 juta hektar atau 545 juta acre pada tahun 2021)
Pir adalah pohon yang berasal dari daerah beriklim tropis di Eropa Barat, Asia dan Afrika Utara. Pohon berketinggian sedang, bisa mencapai 10-17 meter tapi sebagian spesies merupakan pohon yang pendek yang memiliki daun yang rimbun.
Daun berselang-seling, berbentuk lonjong yang lebar tapi bisa juga berbentuk membujur panjang (lanceolate) yang langsing. Panjang antara 2 sampai 12 cm.
Apel hijau adalah buah yang kaya serat dan nutrisi dengan rasa cenderung asam dan tekstur lebih keras. Manfaat utamanya adalah mendukung penurunan berat badan, membantu kesehatan jantung dan pencernaan, serta kaya akan vitamin A, B, C, E, dan K. Namun, karena rasa asamnya, apel hijau sebaiknya tidak dikonsumsi saat perut kosong oleh penderita penyakit lambung.
Apel merupakan jenis buah-buahan, atau buah yang dihasilkan dari pohon apel. Buah apel biasanya berwarna merah kulitnya jika masak dan siap dimakan, tetapi bisa juga kulitnya berwarna hijau atau kuning. Kulit buahnya agak lembek dan daging buahnya keras. Buah apel memiliki beberapa biji di dalamnya. Kebanyakan apel bagus dimakan mentah (tidak dimasak), dan juga digunakan dalam berbagai jenis makanan pesta.
Biji ini berasal dari pohon Puspa (Schima wallichii), sejenis pohon penghasil kayu yang termasuk dalam keluarga teh (Theaceae) dan tersebar luas di Asia Tenggara. Buah dari pohon ini berbentuk kapsul bulat yang ketika matang dan mengering akan membuka dengan lima katup, menyerupai bentuk bintang kecil. Meskipun biji aslinya bersayap kecil dan berada di dalam buah, dalam konteks kerajinan, seluruh buah kering yang terbuka inilah yang sering disebut sebagai "Biji Puspa" atau "Puspa Seed."
Kayu manis (Cinnamomum) adalah salah satu rempah-rempah tertua di dunia, yang diperoleh dari kulit bagian dalam pohon yang sudah dikeringkan. Kulit kayu yang dikeringkan ini memiliki aroma yang khas—tajam, hangat, dan manis—dan rasa pedas yang berasal dari senyawa utamanya, yaitu sinamaldehida (cinnamaldehyde). Rempah ini sangat populer digunakan dalam masakan manis maupun gurih, minuman, dan juga sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit berkat kandungan senyawa bioaktifnya yang bersifat antioksidan dan antiradang.
Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) adalah kuncup bunga kering yang belum mekar dari pohon cengkeh, tanaman rempah asli Indonesia—khususnya Kepulauan Maluku—yang terkenal dengan aroma dan rasa pedas yang khas. Rempah ini kaya akan minyak atsiri, dengan senyawa utama yaitu eugenol, yang memberinya sifat antibakteri dan analgesik alami, sehingga cengkeh tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan dan minuman (seperti wedang uwuh), tetapi juga secara luas dalam industri rokok kretek, kosmetik, dan pengobatan tradisional, terutama untuk meredakan sakit gigi
Biji Nyamplung berasal dari pohon pantai (Calophyllum inophyllum), yang dikenal luas karena kandungan minyaknya yang sangat tinggi, yaitu minyak Tamanu (atau Tamanu Crude Oil). Minyak ini kaya akan senyawa aktif seperti eugenol dan calophyllic acid, yang membuatnya sangat dicari dalam industri kosmetik dan kesehatan kulit karena sifat anti-inflamasi, penyembuh luka, dan regeneratifnya. Selain itu, karena tingginya kandungan minyak, biji nyamplung juga merupakan salah satu komoditas non-pangan yang paling potensial di Indonesia untuk dikembangkan sebagai bahan baku biodiesel atau energi terbarukan
Banksia cone (kerucut Banksia), yang merupakan buah berkayu dari tanaman genus Banksia, asli Australia. Meskipun sering disebut "cone" (kerucut) karena bentuknya, secara botani ini adalah sekumpulan folikel (kantung biji) yang padat. Buah Banksia ini terkenal karena kekerasannya, yang berfungsi melindungi biji dari satwa pemakan biji dan terutama, dari kebakaran hutan; banyak spesies Banksia memiliki mekanisme yang disebut serotini, di mana folikelnya hanya akan terbuka dan melepaskan biji setelah terpapar panas tinggi, seperti saat terjadi kebakaran, sehingga biji dapat berkecambah di tanah yang baru dibersihkan oleh api.
Pohon kuning kalimantan adalah potongan-potongan batang atau akar kayu yang dikenal secara tradisional sebagai Akar Kuning (kemungkinan besar Arcangelisia flava). Ciri khasnya adalah bagian kayu di dalamnya yang berwarna kuning cerah. Di Kalimantan, kayu ini sangat dihargai sebagai tanaman obat, secara tradisional digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, terutama yang berhubungan dengan hati (seperti penyakit kuning) dan peradangan, karena kandungan alkaloidnya yang tinggi.
Kulit Kayu Borneo, yang umumnya berasal dari pohon seperti Terap atau Nyamu, adalah bahan tradisional yang memiliki nilai budaya tinggi bagi suku Dayak di Kalimantan. Secara historis, kulit kayu ini diolah melalui proses perendaman, pemukulan, dan penjemuran hingga menjadi lembaran yang menyerupai kain, lalu digunakan untuk membuat pakaian adat (seperti Baju Upak Nyamu) sebagai pengganti tekstil modern, berfungsi tidak hanya sebagai sandang tetapi juga simbol spiritual.