Antibodi Monoklonal: Protein buatan yang meniru kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan patogen.
Asam Deoksiribonukleat (DNA): Molekul yang membawa informasi genetik dalam sel makhluk hidup.
Bioteknologi: Cabang ilmu yang memanfaatkan makhluk hidup atau enzim untuk menghasilkan produk atau layanan yang bermanfaat bagi manusia.
Bioremediasi: Proses pemanfaatan mikroorganisme untuk mengurangi atau menghilangkan polutan dari lingkungan, seperti pembersihan tumpahan minyak.
Bakteri: Mikroorganisme bersel satu yang dapat ditemukan di berbagai lingkungan dan memiliki peran dalam berbagai aplikasi bioteknologi, baik yang menguntungkan maupun merugikan.
Enzim Restriksi: Enzim yang digunakan dalam rekayasa genetika untuk memotong DNA pada daerah tertentu.
Etanol: Senyawa kimia yang dihasilkan dari fermentasi karbohidrat oleh mikroorganisme seperti ragi dan sering digunakan dalam industri minuman, obat-obatan, dan bahan bakar.
Enzim: Molekul protein yang berperan sebagai katalis dalam reaksi biokimia dalam sel.
Fermentasi: Proses metabolisme mikroorganisme untuk mengubah bahan organik menjadi produk lain, seperti alkohol atau asam laktat, sering digunakan dalam produksi makanan dan minuman.
Gen: Segmen DNA yang mengandung informasi genetik untuk membentuk protein tertentu.
Genom: Keseluruhan materi genetik yang terdapat dalam suatu organisme.
Genetika: Ilmu yang mempelajari pewarisan sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Genetically Modified Organism (GMO): Organisme yang mengalami perubahan genetik melalui teknologi DNA rekombinan untuk memperoleh sifat tertentu, seperti ketahanan terhadap hama atau peningkatan hasil panen.
Hibridisasi: Proses perkawinan silang antara dua individu dengan sifat genetik berbeda untuk mendapatkan keturunan dengan sifat unggul.
Hormon: Senyawa kimia yang diproduksi oleh sel atau kelenjar dalam tubuh yang berfungsi untuk mengatur berbagai proses fisiologis.
Kultur Jaringan: Teknik perbanyakan tanaman dengan menumbuhkan sel, jaringan, atau organ tanaman dalam kondisi aseptik di laboratorium menggunakan media khusus.
Kloning: Teknik reproduksi yang menghasilkan individu baru yang identik secara genetik dengan induknya. Contohnya adalah domba Dolly.
Mikroorganisme: Organisme mikroskopis seperti bakteri, jamur, dan virus yang sering digunakan dalam proses bioteknologi.
Mutasi Genetik: Perubahan yang terjadi pada urutan DNA suatu organisme yang dapat menyebabkan perubahan sifat atau karakteristiknya.
PCR (Polymerase Chain Reaction): Teknik dalam bioteknologi yang digunakan untuk memperbanyak segmen DNA secara cepat dan spesifik.
Probiotik: Mikroorganisme yang memberikan manfaat kesehatan ketika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, sering ditemukan dalam produk seperti yoghurt.
Plasmid: Molekul DNA kecil yang dapat direplikasi secara independen dari DNA kromosom utama, sering digunakan dalam rekayasa genetika untuk memindahkan gen.
Protein Rekombinan: Protein yang dihasilkan dengan teknologi rekayasa genetika, misalnya insulin rekombinan untuk pengobatan diabetes.
Tanaman Transgenik: Tanaman yang telah dimodifikasi secara genetik dengan menyisipkan gen dari spesies lain untuk memperoleh sifat tertentu, seperti ketahanan terhadap hama.
Teknik DNA Rekombinan: Teknik bioteknologi yang melibatkan pengubahan susunan DNA suatu organisme untuk memperoleh sifat baru yang diinginkan.
Vaksin: Zat yang mengandung antigen untuk merangsang sistem kekebalan tubuh dalam membentuk imunitas terhadap penyakit tertentu.
Vektor Genetik: Alat yang digunakan dalam teknologi rekayasa genetika untuk memasukkan gen baru ke dalam organisme, seperti plasmid atau virus.
Virus: Mikroorganisme yang tidak dapat hidup sendiri tanpa inang dan dapat menyebabkan penyakit pada manusia, hewan, dan tumbuhan.