Bentuk: Logo berbentuk perisai dengan lima sisi, melambangkan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.
Warna: Menggunakan warna merah dan putih, yang merupakan warna bendera Indonesia, melambangkan keberanian (merah) dan kesucian (putih).
Bintang:
Melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa, serta kerukunan antar umat beragama meskipun berbeda suku dan agama.
Padi dan Kapas:
Mewakili pangan dan sandang, dengan jumlah padi 17 dan kapas 10, yang merujuk pada tanggal peresmian Kota Batu.
Gunung:
Melambangkan kekuatan dan kebesaran, mengingat Kota Batu berada di lereng Gunung Panderman, Gunung Arjuno, dan Gunung Welirang.
Keris:
Simbol jiwa ksatria, kekuatan, ketajaman pikir, serta perjuangan yang pantang menyerah.
Rantai:
Melambangkan persatuan dan kesatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, menunjukkan hubungan antara manusia dengan Tuhan serta sesamanya.
Candi:
Mewakili sistem pemerintahan yang tertib, rapi, dan teratur.
Air:
Melambangkan sumber kehidupan yang lestari.
Petak Sawah:
Menggambarkan Kota Batu sebagai daerah agraris dengan filosofi "Gemah Ripah Loh Jinawi" (daerah subur).
Hakaryo Guno Mamayu Bawono:
Diambil dari Candrasengkala yang berarti "Berkarya Guna Membangun Negara," mencerminkan semangat pembangunan dan kemajuan masyarakat Kota Batu.
Logo ini ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Batu Nomor 2 Tahun 2003.
Logo dan filosofi ini tidak hanya menjadi simbol identitas Kota Batu tetapi juga mencerminkan harapan masyarakat untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama.