Tari adalah suatu gerakan semua bagian tubuh atau hanya sebagian saja yang dilakukan dengan ritmis dan indah untuk mengungkap pikiran. Sejarah dalam tari dimulai dari zaman prasejarah dan berakhir di zaman pasca kemerdekaan atau masa saat ini.
Tari zaman prasejarah lebih menekankan pada tarian ritual magis. Sedangkan tari pada masa pasca kemerdekaan atau tari pada umumnya berfungsi sebagai saranan hiburan atau kegembiraan.
Tari pada zaman prasejarah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Gerak tarinya sederhana berdasarkan kehendak dan pernyataan kolektif
Tariannya bersifat sakral
Gerak dan iringan sangat sederhana berupa hentakan kaki dan tepukan tangan.
Sarana upacara adat : Tarian yang digunakan untuk sarana keagamaan
Sarana hiburan : Gerakannya bebas, waktu pelaksanaannya saat bulan purnama,sebagai sarana untuk menjalin komunikasi.
Sarana pertunjukan : dilaksanakan sebagai sarana penyaluran kepuasan estetis.
Sarana pendidikan : dilakukan sebagai saranan pendidikan, tari yang diajarkan pada satuan pendidikan atau sanggar.
Jenis tari berdasarkan pola garapnya ada : tari klasik, tari rakyat, tari kreasi, tari kontemporer.
Jenis tari berdasarkan bentuk penyajiannya : tari tunggal, tari berpasangan, tari kelompok.
Tari klasik
2. Tari rakyat
3. Tari Kreasi (berpola tradisi)
4. Tari kontemporer (kreasi non tradisi)
Sikap tangan
2. Sikap kaki
Gerak
Tata rias
Tata busana/kostum
Properti
Iringan
Pola lantai dan level
Tata cahaya