Penerapan Learning Management System (LMS) pada mata kuliah Manajemen Budidaya Air Tawar di Program Studi Budidaya Perairan (BDP) FPIK Universitas Bung Hatta yang terakreditasi “A” memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembelajaran yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan industri perikanan modern. Mata kuliah ini menekankan kemampuan mahasiswa dalam merancang dan mengelola sistem budidaya air tawar berbasis efisiensi dan keberlanjutan, sehingga membutuhkan integrasi teori, praktik, dan analisis berbasis data secara sistematis.
Melalui LMS, materi pembelajaran seperti konsep manajemen produksi, perencanaan sistem budidaya, pengelolaan kualitas air, manajemen pakan, biosekuriti, serta penerapan prinsip keberlanjutan dapat disajikan secara terstruktur dan mudah diakses. LMS memungkinkan dosen menyediakan berbagai sumber belajar digital, termasuk modul, video praktik lapangan, studi kasus budidaya air tawar, serta artikel ilmiah terkini yang relevan dengan isu efisiensi produksi dan kelestarian lingkungan.
LMS juga mendukung pembelajaran student-centered learning, di mana mahasiswa dapat belajar secara mandiri dan kolaboratif melalui forum diskusi, penugasan daring, serta evaluasi berbasis proyek. Mahasiswa dapat dilatih untuk menganalisis permasalahan nyata dalam budidaya air tawar, merancang solusi manajerial yang efisien, serta mengevaluasi dampak lingkungan dari sistem budidaya yang diterapkan. Hal ini sejalan dengan capaian pembelajaran lulusan Prodi BDP dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan berwawasan keberlanjutan.
Selain itu, pemanfaatan LMS meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi pembelajaran. Dosen dapat memantau keaktifan mahasiswa, perkembangan pemahaman materi, serta capaian kompetensi secara berkelanjutan. Bagi mahasiswa, LMS memberikan fleksibilitas belajar kapan dan di mana saja, sehingga mendorong literasi digital, kemandirian, dan tanggung jawab akademik.
Dengan demikian, LMS menjadi sarana penting dalam menunjang mutu pembelajaran mata kuliah Manajemen Budidaya Air Tawar, sekaligus memperkuat komitmen Prodi BDP FPIK Universitas Bung Hatta yang terakreditasi “A” dalam menghasilkan lulusan yang mampu merancang dan mengelola sistem budidaya air tawar yang efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.