Matakuliah Kelembagaan Perikanan di Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta yang telah terakreditasi Unggul dirancang untuk mengkaji peran institusi dan organisasi dalam mendukung pengelolaan perikanan yang efektif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Pemanfaatan Learning Management System (LMS) menjadi sangat penting dalam proses pembelajaran karena memberikan ruang interaktif bagi mahasiswa untuk memahami konsep kelembagaan, menganalisis peran berbagai aktor, serta mengevaluasi kebijakan pengelolaan perikanan berbasis institusi.
Melalui LMS, mahasiswa dapat mengakses materi kuliah secara terstruktur, mengikuti diskusi daring, mengerjakan studi kasus, serta melakukan simulasi pengambilan keputusan dalam kelembagaan perikanan. LMS juga memfasilitasi project-based learning yang mendorong mahasiswa bekerja dalam kelompok untuk menganalisis persoalan nyata, seperti peran koperasi nelayan, lembaga adat, maupun organisasi pemerintah dan non-pemerintah dalam pengelolaan sumberdaya perikanan. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih efektif, fleksibel, kolaboratif, dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata di lapangan.
Penerapan LMS dalam matakuliah ini mendukung pencapaian kompetensi lulusan yang tidak hanya memahami teori kelembagaan, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam praktik pengelolaan perikanan yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan sesuai tuntutan pembangunan perikanan modern.
Aktivitas Pembelajaran di LMS Matakuliah Kelembagaan Perikanan
Forum Diskusi DaringTopik: Peran kelembagaan lokal dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan.Mahasiswa diminta mendiskusikan contoh kasus kelembagaan adat atau koperasi nelayan di berbagai daerah Indonesia.Dosen memberikan stimulus berupa artikel/jurnal dan memandu jalannya diskusi.
Studi Kasus OnlineMahasiswa menganalisis studi kasus kegagalan atau keberhasilan organisasi nelayan dalam mengelola sumberdaya perikanan.Tugas dikumpulkan melalui LMS dalam bentuk laporan singkat (2–3 halaman).Simulasi Peran Institusi (Role Play Virtual)Melalui fitur LMS, mahasiswa dibagi ke dalam kelompok dengan peran berbeda (nelayan, pemerintah daerah, LSM, pengusaha perikanan).Setiap kelompok menyusun strategi dan argumen dalam pengelolaan perikanan bersama.Simulasi dilakukan melalui ruang diskusi sinkron/asinkron di LMS.
Kuis InteraktifPertanyaan terkait konsep dasar kelembagaan, teori organisasi, dan prinsip pengelolaan perikanan.Membantu mahasiswa melakukan self-assessment secara berkala.
Project-Based LearningMahasiswa melakukan mini project: Mendesain model kelembagaan perikanan berbasis komunitas.Hasil disusun dalam bentuk laporan dan dipresentasikan secara daring di LMS.
E-PortfolioSetiap mahasiswa membuat portofolio digital yang berisi ringkasan materi, hasil diskusi, dan refleksi pembelajaran tentang kelembagaan perikanan.