Menerapkan pengoperasian komputer grafis serta perangkat lunak berbasis vektor dan bitmap; dan membedakan gambar vektor dan bitmap, serta format RGB dan CMYK.
X.KG1 Peserta didik menjelaskan perbedaan karakteristik gambar vektor dan bitmap serta fungsi format warna RGB dan CMYK melalui diskusi kelompok dan analisis studi kasus desain.
X.KG2 Peserta didik mengoperasikan perangkat lunak grafis (misalnya Adobe Illustrator dan Photoshop) untuk membuat gambar sederhana berbasis vektor dan bitmap melalui praktik mandiri dengan hasil sesuai rubrik teknis.
X.KG3 Peserta didik membandingkan hasil desain vektor dan bitmap berdasarkan kualitas resolusi, fleksibilitas, dan konteks penggunaan dalam media cetak dan digital melalui laporan analisis dan diskusi kelas.
X.KG4 Peserta didik menilai efektivitas penggunaan format RGB dan CMYK dalam berbagai media desain serta memberikan rekomendasi format yang sesuai melalui studi kasus proyek cetak dan digital.
X.KG5 Peserta didik merancang karya desain grafis yang mengintegrasikan elemen vektor dan bitmap serta memilih format warna yang sesuai (RGB/CMYK) untuk kebutuhan cetak atau digital, lalu mempresentasikan hasilnya dalam forum kelas.
X.KG1 Peserta didik menjelaskan perbedaan karakteristik gambar vektor dan bitmap serta fungsi format warna RGB dan CMYK melalui diskusi kelompok dan analisis studi kasus desain.
Dalam dunia Komputer Grafis, gambar digital merupakan elemen utama dalam proses perancangan visual. Secara umum, gambar digital dibagi menjadi dua jenis berdasarkan struktur pembentuknya, yaitu gambar vektor dan gambar bitmap (raster). Memahami struktur kedua jenis gambar ini sangat penting agar peserta didik mampu memilih format gambar yang tepat sesuai kebutuhan desain, baik untuk media digital maupun cetak.
Gambar bitmap adalah gambar digital yang tersusun dari kumpulan titik-titik kecil yang disebut piksel (picture element). Setiap piksel memiliki informasi warna tertentu, dan keseluruhan piksel tersebut membentuk satu gambar utuh.
Karakteristik struktur bitmap:
Tersusun dari grid piksel dengan posisi tetap.
Setiap piksel menyimpan data warna.
Kualitas gambar sangat bergantung pada jumlah piksel (resolusi).
Semakin besar ukuran gambar, semakin banyak piksel yang digunakan.
Contoh penggunaan bitmap:
Foto hasil kamera digital atau smartphone
Gambar hasil pemindaian (scanner)
Ilustrasi realistis dan foto produk
Format file bitmap yang umum digunakan:
JPG / JPEG
PNG
BMP
TIFF
GIF
Karena tersusun dari piksel, gambar bitmap akan pecah (pixelated) jika diperbesar melebihi ukuran aslinya. Oleh karena itu, bitmap lebih cocok digunakan untuk gambar yang membutuhkan detail warna dan gradasi yang kompleks, seperti fotografi.
Berbeda dengan bitmap, gambar vektor tidak tersusun dari piksel. Gambar vektor dibangun menggunakan rumus matematika, berupa titik (node), garis (path), dan kurva (curve) yang saling terhubung.
Karakteristik struktur vektor:
Tersusun dari objek geometris (garis, lingkaran, kurva).
Menggunakan perhitungan matematis.
Tidak bergantung pada resolusi.
Ukuran file relatif lebih kecil dibanding bitmap.
Contoh penggunaan vektor:
Logo
Ikon
Ilustrasi grafis
Tipografi dan simbol
Format file vektor yang umum digunakan:
SVG
AI (Adobe Illustrator)
EPS
PDF (vektor)
Karena berbasis matematika, gambar vektor dapat diperbesar atau diperkecil tanpa kehilangan kualitas. Hal ini menjadikan vektor sangat ideal untuk desain yang membutuhkan fleksibilitas ukuran, seperti logo perusahaan yang digunakan di berbagai media.
Pemahaman tentang struktur gambar bitmap dan vektor membantu peserta didik:
Menentukan jenis gambar yang tepat sesuai kebutuhan desain
Menghindari kesalahan teknis saat proses cetak
Menghasilkan desain yang profesional dan efisien
Memahami alur kerja industri desain grafis dan percetakan
Sebagai calon tenaga kerja di bidang Komputer Grafis, kemampuan membedakan struktur gambar vektor dan bitmap merupakan kompetensi dasar yang wajib dikuasai.
X.KG2 Peserta didik mengoperasikan perangkat lunak grafis (misalnya Adobe Illustrator dan Photoshop) untuk membuat gambar sederhana berbasis vektor dan bitmap melalui praktik mandiri dengan hasil sesuai rubrik teknis.
X.KG3 Peserta didik membandingkan hasil desain vektor dan bitmap berdasarkan kualitas resolusi, fleksibilitas, dan konteks penggunaan dalam media cetak dan digital melalui laporan analisis dan diskusi kelas.