Batik printing memiliki harga yang sangat murah apabila dibandingkan dengan batik cap dan batik tulis.
Secara umum teknik pembuatan batik printing relatif hampir sama dengan pembuatan sablon, sedangkan untuk proses pewarnaannya juga hampir sama seperti proses pembuatan tekstil biasa yaitu dengan menggunakan pasta yang telah dicampur pewarna sesuai keinginan, kemudian dicetakkan sesuai motif yang telah dibuat.
Jika dilihat dari tatanan seni batik, maka dapat dikatakan bahwa batik printing bukan batik, namun kain yang bermotif batik.
Namun justru kini batik printing yang paling banyak di produksi dan dikenakan oleh masyarakat luas apabila dibanding batik cap apalagi batik tulis.