Unsur unsur seni rupa adalah satuan terkecil dari sebuah kesatuan karya seni rupa atau desain. Titik dideretkan menjadi garis, garis dapat membentuk bidang, kemudian bidang dapat membentuk sesuatu yang lain, dst. Jika dianalogikan dengan dunia otomotif, maka unsur unsur seni rupa adalah berbagai onderdil yang terdapat pada sepeda motor. Unsur unsur seni rupa tersebut meliputi :
1.TITIK
Titik merupakan unsur seni rupa yang paling mendasar. Titik bisa berkembang menjadi garis, bentuk, dan bidang. Kita juga bisa menggunakan kombinasi titik berbagai ukuran dan warna untuk membentuk suatu objek gambar, menggunakan teknik pointilis.
Gambar Teknik Pointilisme
Gambar Teknik Pointilisme
2. GARIS
Garis merupakan kumpulan titik yang terbentuk melalui tarikan antara satu titik ke titik lainnya.
Dalam seni rupa, terdapat garis nyata dan garis semu.
Kemudian jenisnya ada garis lurus, garis lengkung, garis zigzag, garis horizontal, vertikal, diagonal.
Macam Garis
Eksplorasi Garis Lengkung
Eksplorasi Garis Membentuk Ikan
Eksplorasi Garis Berwarna
3. BIDANG
Bidang merupakan garis yang ujungnya saling bertemu dan membuat area tertutup. Bidang menempati ruang dua dimensi/dwimatra. “bidang adalah suatu bentuk raut pipih, datar sejajar dengan dimensi panjang dan lebar serta menutup permukaan. Bentuk-bentuk yang pipih/gepeng, seperti tripleks, kertas, karton, seng, papan tulis, dan bidang datar lainnya.” (Sadjiman Ebdi Sanyoto, 2005: 117).
Bidang terbagi menjadi bidang geometri dan non geometri. Bidang geometri adalah bidang yang teratur, dirancang dan dibuat secara matematis. Sebaliknya, bidang non geometris adalah bidang yang tidak teratur, dibuat secara ekspresif tanpa hitungan tertentu.
Eksplorasi Bidang Non Geometris
Eksplorasi Bidang Geometris
4. BENTUK
Bentuk adalah susunan titik, garis dan bidang yang menyerupai obyek tiga dimensi/trimatra dalam ruang dua dimensi. Bentuk biasanya dibuat dengan menggunakan gelap terang yang dimanipulasi oleh proses gradasi.
Bentuk Geometris
Bentuk Geometris
Bentuk Non Geometris
Bentuk Non Geometris
5. RUANG
Ruang merupakan unsur seni rupa yang memiliki dua sifat yaitu semu dan nyata. Dalam karya 2 dimensi, ruang bersifat semu karena hanya berupa penggambaran saja. Sementara dalam karya 3 dimensi, ruang bersifat nyata dan dapat dirasakan secara langsung.
Ruang Nyata
Ruang Semu
6. WARNA
Warna membuat karya seni menjadi lebih hidup dan eksresif. Dalam teori warna seni rupa terdapat teori warna pigmen yaitu pengelompokkan warna sebagai berikut.
Warna primer yaitu warna dasar atau pokok yang tidak dapat diperoleh dari campuran warna lain, contohnya adalah merah, kuning dan biru.
Warna sekunder yaitu warna yang dapat diperoleh dengan mencampur dua warna dasar dalam takaran tertentu, contohnya adalah oranye, ungu dan hijau.
Warna tersier yaitu warna yang dihasilkan melalui pencampuran warna sekunder.
Warna analogus yaitu deretan warna yang letaknya berdampingan dalam lingkaran warna, misalnya kuning kehijau-hijauan atau oranye kemerah-merahan.
Warna komplementer yakni warna kontras yang letaknya berseberangan dalam lingkaran warna, misalnya, kuning dengan ungu, merah dengan hijau dan lain-lain.
Eksplorasi Warna
7. TEKSTUR
Tekstur merupakan sifat dan keadaan permukaan benda pada sebuah karya seni rupa.
Kalau kamu menyentuh permukaan benda yang jenisnya berbeda, tentu rasanya akan berbeda. Itulah yang dinamakan tekstur.
Tekstur dalam seni rupa juga dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:
Tekstur Nyata: yaitu sifat permukaan benda yang bisa dilihat dan dirasakan oleh indera peraba.
Tekstur Semu: yaitu sifat permukaan benda yang hanya bisa dilihat saja, sehingga menghasilkan kesan yang berbeda antara penglihatan dan perabaan.
8. GELAP TERANG
Unsur gelap terang dapat membuat sebuah karya semakin tampak nyata. Unsur ini bergantung kepada intensitas cahaya. Semakin besar intensitas cahaya, maka akan semakin terang. Begitu juga sebaliknya, intensitas cahaya yang kecil akan menjadikan suatu karya tampak gelap.