Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Siswondo Parman (4 Agustus 1918 – 1 Oktober 1965) adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia dan tokoh militer Indonesia. Ia meninggal dibunuh pada peristiwa Gerakan 30 September dan mendapatkan gelar Letnan Jenderal Anumerta. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.
Letaknya di kaki Gunung Bismo, Kalibeber, Wonosobo, Jawa Tengah menjadi salah satu destinasi bagi masyarakat yang bercita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an. Di sanalah, lahir sosok Al-Qur’an berjalan, yaitu KH Muntaha Al-Hafiz, putra ketiga dari KH Asy’ari bin Kiai Abdurrahim bin Kiai Muntaha bin Nida Muhammad.