Selamat datang di Sulawesi Utara, provinsi eksotis yang penuh dengan keindahan dan ibukotanya adalah Manado. Penduduk Sulawesi Utara mayoritas memeluk agama Kristen, dengan sebagian Muslim, Hindu dan Budha. Penduduk asli dari provinsi ini sebagian besar berasal dari etnis Minahasa.
Orang Manado terkenal dengan budayanya di antara daerah lain, dominan dari makanannya, objek wisatanya, bahkan wanita. Wanita Manado sangat populer dengan kecantikan, kulit putih, pipi tembem, dan kebanyakan menjadi artis atau model.
Salah satu hal yang menginspirasi dari Manado adalah cita rasa kulinernya. Makanan mereka populer dengan rasa pedas dan pedas. Beberapa restoran khas Manado yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia menawarkan berbagai makanan khas daerah seperti, Bubur Tinutuan atau Bubur Manado atau Bubur Manado, yaitu bubur lengkap dengan sedikit sayuran dan disajikan dengan sambal pedas. Nasi Jaha atau Nasi Jaha, adalah sejenis nasi ketan yang dicampur dengan bawang merah dan jahe, dimasak dengan roti bakar bambu dan santan. Klappertart atau Coconut tart yang rasanya manis seperti khas Manado. Wort untuk dicoba. Makanan lain tergolong makanan ekstrim yang umumnya tidak semua orang bisa menikmati makanan tersebut, yaitu; RW atau Rintek Wuuk terbuat dari daging anjing, Tikus atau tikus, paniki atau kelelawar bertemu dan jenis daging babi.
Minat lokal dari Manado atau Sulawesi Utara yang datang dari Manado sendiri, Manado menawarkan berbagai macam medan dengan perbukitan, pegunungan vulkanik dan dataran tinggi yang indah. Lainnya datang dari Taman Laut Bunaken yang terkenal. Bunaken dikenal sebagai salah satu tempat scuba diving terbaik di dunia.
Hal-hal yang membuat Bunaken menjadi begitu populer berasal dari ekosistem mangrove, hamparan rumput laut dan terumbu karang serta ekosistem tropis yang mewakili ekosistem perairan, darat dan pesisir. Ada beberapa jenis ikan yang hidup di Bunaken, seperti Napoleon Wrasse, Angelfish, Turtles, Blue Ribbon Eels, Stingrays, pari elang, Snappers, Kerapu, dan hiu.
Objek wisata lainnya adalah Pulau Manado Tua, pengunjung bisa menikmati hiking, snorkeling atau bahkan diving. Terakhir adalah tentang Bukit Kasih atau Bukit Cinta. Terletak di desa Kanonang, 55 Km dari kota Menado. Tujuan dari objek ini adalah untuk menjadi pusat spiritual dimana para pemeluk agama dari berbagai kepercayaan dapat berkumpul, bersemedi dan beribadah di bukit tropis yang subur dan berkabut ini. Lokasinya sepertinya kita mendaki bukit dimana kita bisa menemukan semua agama terletak di bawah bukit. Kita bisa menemukan gereja, masjid, pura, dan pura sebagai simbol agama yang ada di Indonesia.
--------------------------------------------------------------------------------------------
sumber : indonesia-tourism.com/north-sulawesi/index.html