Keraton Kasepuhan di Cirebon memiliki beberapa makanan khas yang masih dipertahankan hingga saat ini. Berikut beberapa kuliner yang terkenal di Keraton Kasepuhan
Bubur sura adalah salah satu makanan sultan di keraton. Bubur ini dibuat dalam wadah daun pisang dan daun kelapa dengan ukuran kecil. Biasanya, bubur ini disajikan pada bulan sapar dan dibagi-bagikan kepada anggota keluarga dan masyarakat sekitar.
Kue apem ini dibuat pada bulan Safar dan dibagikan kepada anggota keluarga dan masyarakat sekitar. Pembuatan kue apem memiliki makna membagikan kue untuk saling berbagi dengan sesama.
Makanan ini disajikan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Nasi jimat dibuat dengan cara menggulung gabah beras satu demi satu, lalu dimasak dalam rendaman minyak samin saat masih berupa beras. Makanan ini memiliki makna spiritual dan disajikan kepada sultan, keluarga, abdi dalem, dan warga.
Semua makanan ini memiliki makna spiritual dan budaya yang sangat penting dalam tradisi keraton Cirebon. Mereka tidak hanya sebagai makanan biasa, tapi juga sebagai simbol kesederhanaan dan kesahajaan dalam berbagi dengan orang lain.