Peserta akan menulis esai sebagai syarat untuk mengikuti kegiatan ini. Esai ini digunakan untuk jejaring aspirasi sekaligus untuk mengetahui isu terkini di masyarakat dari sudut pandang anak muda serta memberi kesempatan bagi pemuda untuk terlibat dalam pembangunan lewat gagasan kreatif dan solutif atas isu tersebut.
Adapun ketentuan esai sebagai berikut:
Esai ditulis sepanjang 500-1000 kata dengan jenis huruf Arial ukuran 11 pts, spasi 1,5 pada kertas berukuran A4.
Esai dikirim dalam format pdf melalui formulir yang telah disediakan.
Esai harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
Ceritakan kondisi sosial di daerahmu yang menurutmu perlu perhatian Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat!
Apa faktor utama yang menyebabkan permasalahan tersebut?
Siapa saja pihak yang menurut kamu berperan atas masalah tersebut, sebutkan andil mereka?
Menurut kamu, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut?
Apakah kamu pernah melakukan aksi nyata, baik berupa gagasan maupun proyek sosial, untuk mengatasi isu serupa? Jika ya, ceritakan aksi nyata yang kamu lakukan?
Tema isu yang dapat dipilih oleh peserta antara lain:
- Pendidikan dan literasi
- Kesehatan
- Lingkungan
- Energi terbarukan
- Pemberdayaan ekonomi
Panitia akan memberikan penghargaan kepada para peserta terbaik dengan berbagai kriteria dan hadiah pembinaan, sebagai berikut:
Penilaian esai didasarkan pada komponen berikut:
Relevansi Tema (25%): Seberapa tepat esai terkait dengan sub-tema yang dipilih (Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Energi Terbarukan, Pemberdayaan Ekonomi).
Kreativitas dan Inovasi (30%): Seberapa inovatif dan segar ide yang disampaikan dalam esai.
Struktur dan Argumen (25%): Kerapihan, alur argumentasi, dan dukungan data esai.
Solusi yang Dapat Diimplementasikan (20%): Kejelasan solusi dan potensi penerapannya di Jawa Barat.
Hadiah:
Terbaik I : Rp5.000.000
Terbaik II : Rp3.000.000
Terbaik III : Rp1.500.000
Kreativitas dan inovasi akan mendapat porsi lebih besar karena esai berfokus pada gagasan baru dan solusi yang inovatif.
Penilaian Presentasi didasarkan pada komponen berikut:
Kejelasan Komunikasi (30%): Kemampuan menjelaskan ide secara jelas, terstruktur, dan menarik.
Penggunaan Media Visual (20%): Pemanfaatan slide, grafik, dan media lain yang mendukung presentasi.
Kemampuan Menghadapi Pertanyaan (20%): Kemampuan peserta menjawab pertanyaan juri secara logis dan meyakinkan.
Struktur Presentasi (15%): Pengaturan alur presentasi dari pengenalan masalah hingga solusi.
Keterkaitan dengan Esai (15%): Konsistensi antara gagasan yang ditulis dalam esai dengan yang disampaikan di presentasi.
Hadiah:
Terbaik I : Rp5.000.000
Terbaik II : Rp3.000.000
Terbaik III : Rp1.500.000
Kejelasan komunikasi menjadi prioritas karena tujuan utama presentasi adalah menyampaikan ide secara efektif kepada audiens.
Penilaian didasarkan pada:
Kreativitas dan Keunikan Gagasan (40%): Seberapa unik ide yang diusulkan dibandingkan dengan gagasan konvensional.
Dampak Potensial (30%): Seberapa besar dampak sosial dan ekonomi yang dapat dicapai jika ide ini diimplementasikan.
Relevansi dengan Isu (15%): Seberapa erat hubungan ide dengan masalah yang diangkat.
Keterukuran (15%): Seberapa konkret dan terukur ide yang diusulkan.
Hadiah:
Terbaik I : Rp5.000.000
Terbaik II : Rp3.000.000
Terbaik III : Rp1.500.000
Kreativitas dan keunikan gagasan merupakan aspek terpenting untuk menilai inovasi dalam kategori ini.
Penilaian didasarkan pada komponen berikut:
Urgensi dan Relevansi (50%): Seberapa penting isu yang diangkat bagi masyarakat Jawa Barat saat ini.
Dampak Sosial (30%): Potensi isu untuk memengaruhi kebijakan atau memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Kejelasan Masalah (20%): Seberapa baik masalah tersebut dipahami dan dijelaskan.
Hadiah:
Terbaik I : Rp5.000.000
Terbaik II : Rp3.000.000
Terbaik III : Rp1.500.000
Urgensi dan relevansi isu menjadi fokus utama dalam kategori ini karena keberhasilan inovasi sangat tergantung pada pentingnya masalah yang diangkat.
Penghargaan ini merupakan anugerah khusus bagi peserta yang sudah pernah menggagas atau menjalankan aksi sosial di daerahnya. Penilaian didasarkan pada kebermanfaatan/dampak dan keberlanjutan kegiatan berdasarkan komposisi berikut.
Rencana Aksi yang Realistis (35%): Seberapa realistis aksi yang diusulkan dapat diimplementasikan dalam waktu dan sumber daya yang ada.
Skalabilitas (25%): Potensi untuk memperluas atau mereplikasi aksi ini di tempat lain.
Tingkat Keterlibatan (20%): Seberapa banyak pemangku kepentingan yang dapat terlibat dalam aksi ini.
Keberlanjutan (20%): Sejauh mana aksi ini dapat bertahan dalam jangka panjang.
Hadiah:
Terbaik I : Rp5.000.000
Terbaik II : Rp3.000.000
Terbaik III : Rp1.500.000
Rencana aksi yang realistis dan skalabilitas menjadi poin penting karena solusi harus bisa diimplementasikan dan dikembangkan.