Menurut visi Vtube, Vube adalah perusahaan yang bergerak di bidang Big Data dengan konsep Social Digital Advertising melalui skema profit sharing.
Ciri ciri bisnis yang menggunakan skema money game adalah perusahaan bisa mencetak saldo sebanyak mungkin sehingga bisa mencukupi semua kebutuhan top up yang dilakukan oleh membernya, dan perusahaan sewaktu waktu bisa menutup aplikasi dan membawa lari semua uang member, otomatis saldo yang dibeli oleh member tidak ada artinya lagi. Apakah vtube seperti itu? Tidak sama sekali!. Pihak Vtube telah memberikan sebuah statement yang menyatakan bahwa Vtube bukanlah bisnis money game. Bukti yang menguatkan statement tersebut yaitu larangan Vtube untuk mencetak VP sendiri, dengan begitu hanya memberlah satu satunya yang bisa mencetak VP melalui paket yang tersedia. Kemudian Vtube juga tidak bisa mengambil 1 rupiah pun uang dari member, sehingga tidak mungkin ada cerita akhir bahwa pihak Vtube membawa lari uang member.
Skema ponzi merupakan skema yang digunakan sejak zaman dahulu dan tetap ada hingga sekarang dengan bentuk yang berbeda beda, biasanya berkedok sebuah investasi yang menggiurkan. Hal yang wajib dan selalu ada dalam skema ponzi adalah pembayaran di depan, karena prinsip ponzi adalah membayar member lama dengan member baru, sehingga ketika tidak ada lagi member baru yang bergabung maka tidak ada lagi uang yang masuk ke pemilik bisnis. Akibatnya member lama tidak akan lagi menerima bayaran atas investasi yang ia lakukan dan pemilik bisnis pun lari membawa semua uang yang tersisa. Dengan demikian, konsep Vtube sangat jauh berbeda jika disamakan dengan skema ponzi. Salah satu hal yang telak adalah Vtube adalah aplikasi yang gratis, dan bahkan perusahaan membakar uang 10$ untuk setiap member. Ini jauh berbeda dengan skema ponzi, tidak ada ceritanya skema ponzi membakar uang, 180 derajat perbedaannya.
Mlm (Multi Level Marketing) adalah sistem yang disebut sistem akar, dimana downline selamanya tidak akan pernah berada di atas upline. Upline berhak menerima komisi dari level 1 di bawahnya hingga level downline paling bawah. Vtube juga menerapkan sistem referal, yang membedakan adalah upline hanya mendapatkan bonus 5% pendapatan member yang berada 1 level di bawahnya atau sering disebut direct referral. Untuk member level 2 hingga ke bawah, yang didapatkan hanya berupa team exposure. Dengan sistem seperti ini, downline bahkan bisa mengungguli uplinenya sendiri dan kerja kerja keras setiap orang hanya untuk dirinya sendiri, tidak untuk upline di atasnya.
Tidak lepas dari tittle Vtube adalah perusahaan Big Data maka untuk mendapatkan data yang berkualitas harus memenuhi 3 aspek yaitu volume, variety, dan velocity. Pertama, Vtube membutuhkan database yang besar, artinya semakin banyak jumlah member maka volume semakin besar sehingga kualitasnya semakin baik. Kedua, Vtube membutuhkan keragaman data sehingga muncul sebuah trend yang dapat dimanfaatkan oleh beberapa pihak. Untuk mencapai keragaman tersebut, dibutuhkan member asli/organik yang karenanya Vtube melarang keras penggunaan akun bot dan mewajibkan verifikasi menggunakan NIK dan Nama. Ketiga, Big data memiliki variabel terhadap waktu dimana Vtube akan menyimpan data aktivitas pengguna selama ia meyelesaikan misi. Ketika tidak ada aktivitas yang dilakukan member, maka tidak ada data yang terkumpul. Disinilah dibutuhkan peran seorang upline yang senantiasa membimbing downline agar selalu mengerjakan misinya, dengan ini maka aktivitas member Vtube akan terus berjalan dan aspek velocity akan terpenuhi. Jika ke 3 aspek tadi terpenuhi maka kualitas big data akan semakin baik dan semakim mahal pula.
Hanya dengan 4 langkah sederhana, yaitu
Login, masuk ke Aplikasi dan Cheked in,
Selesaikan misi menonton 10x video iklan 5 detik dengan jeda 10 menit ke video iklan berikutnya setiap hari,
Ajak/ Ceritakan keorang tentang Vtube (ajak penonton aktif) minimal 20 referral/ orang,
Dupikasikan, lalu lakukan pengulangan 3 langkah tsb.
Penukaran poin dilakukan di EXCHANGE COUNTER yang akan ada di aplikasi VTube, uang akan di transfer ke rekening Anda masing-masing. Minimal penukaran 1 poin.
Bisa, Anda bisa mendapatkan poin dari menyelesaikan misi harian (menonton iklan), tapi hasil akan sangat terbatas.
Anda akan dapat melihat hirarki jaringan Anda, Bonus harian dan total bonus yang sudah anda dapatkan bisa dilihat didalam aplikasi.
Ketika melakukan registerasi Anda akan diminta untuk memasukkan No HP, Login akan menggunakan nomor HP yang Anda daftarkan, Data Rekening Bank pun akan Anda masukkan di dalam Aplikasi tersebut.
Ketika mitra Anda menyelesaikan Misi mereka, maka Anda dapat melihat penambahan pada Exposure Anda, Jika belum menyelesaikan misi maka Anda tidak akan ada penambahan pada Exposure.
Penghasilan didapatkan dari 3 sumber:
1. Personal Poin (Nonton Iklan),
2. Referral Poin (Poin dari Mitra Anda menonton iklan) dan
3. Group Poin (Poin dari Pool Sharing).
1 poin bernilai minimal US$1 dan akan meningkat sesuai peningkatan profit perusahaan.
Keanggotaan bersifat permanen dan bisa diwariskan.
Sangat aman, karena sudah dijamin oleh Kominfo dan verifikasi KTP akan dilakukan dengan foto selfie sambil memegang KTP dan selembar kertas yang bertuliskan PT Future View Tech beserta Tanggal di mana Anda melakukan verifikasi sehingga foto selfie Anda tidak dapat disalahgunakan.
Jaminan legalitas dan Sertifikasi dari pengakuan dan perijinan pemerintah karna perusahaan ini sudah mengikuti aturan hukum yg berlaku dan Wajib Lapor Tahunan. Perusahaan aplikasi ini dapat Income dr pengelolaan Big Data base untuk keperluan advertaising, kalau perusahaan mau macem2x sama database/member/pengguna mrk, perusahaan akan bunuh/bangkrutkan bisnis mrk sendiri. Pelajari paradigma perputaran Uang Perusahaan Aplikasi yg ada dislide presentasi sdh kejawab semua alur bisnis digital advertaising dan income dari perusahaan aplikasi itu dari mana aja sumbernya. Klo kita sebagai pengguna ramai2x meng-uninstal aplikasi, perusahaan akan kehilangan sumber pengguna aktif dan penghasilan juga pasti Berhenti.
Mendapatkan poin dari nonton iklan , poin dari referral direct (Penonton aktif) anda dan profit sharing group poin 15% dari biaya penarikan point seluruh member aktif VTube.
Tidak ada batasan untuk sponsoring bisa sebanyak-banyaknya.
Experience adalah angka yang menentukan berapa biaya penarikan anda semakin Banyak Anda mempunyai Experience semakin Kecil Biaya penarikan Point. Cara mendapatkan Experience adalah dengan merekrut Refferal, 1 Refferal = nilainya 50 Experience
Sedangkan Exposure adalah angka yang menentukan berada si posisi mana Pringkat group poin anda, syarat bisa dilihat di slide presentasi. Eexposure didapat dari Tim Anda Menyelesaikan Misi dan memiliki Paket bisnis Bintang 1 sampai bintang 6, semakin Tinggi Paket Bintang yang dimiliki Team Anda Semakin Tinggi juga Nilai Exposurenya.
Pada peringkat bronze. Jika 20 referral anda menyelesaikan misi harian maka anda qualified di peringkat bronze di hari tersebut. Perhitungan Group poin dibagikan setiap hari.
40 hari yang dimaksud adalah 40x menyelesaikan misi harian. Jika misalkan anda menyelesaikan misi 14 hari pertama maka sisa paket anda adalah 26 hari. Di hari ke 15 anda tidak menyelesaikan misi maka paket anda akan tetap tersisa 26 hari. Dan point di 14 hari sebelumnya Tidak Hangus dan misi tidak restart.
Di aplikasi nantinya akan terlihat berapa hari sisa paket anda untuk diperpanjang nantinya diperpanjang.
Bisa, jika dilihat dari visinya, Vtube akan menjadi perusahaan big data terbesar di Asia Tenggara sedangkan saat ini baru beroperasi di Indonesia, sehingga Vtube akan berjalan bertahun tahun lamanya untuk beroperasi di seluruh negara asia tenggara. Dan kemudian ketika telah menjadi perushaaan Big Data terbesar, Aset perusahaan akan sangat tinggi, jadi untuk apa menutup perusahaan yang beraset tinggi.
Jawabannya adalah bisa, ada banyak strategi yang bisa dimainkan oleh pihak Vtube untuk tetap membayar vp member. Yang pertama yaitu melebarkan sayap ke bidang bisnis yang lain. Ada 5 fase perusahaan Vtube, sekarang ini sedang dimulai fase 1 yaitu digital advertising dimana vp member digunakan oleh para pengiklan untuk memasang iklannya di Vtube. Kemudian jika VP di pasaran sudah banyak maka akan dibuka fase 2 E commerce atau online shop. Di fase ini vp yang dimiliki member tidak hanya bisa ditarik dalam bentuk uang, tetapi juga bisa dibelikan barang. Dengan hal ini maka supply vp di pasaran tidak akan menumpuk terlalu banyak. Begitu seterusnya hingga memasuki tahap selanjutnya. Semakin banyak member yang tergabung di Vtube maka perusahaan tidak akan bangkrut karena tidak sanggup membayar, akan tetapi semakin banyak member berbanding lurus dengan aset dan penghasilan perusahaan yang semakin banyak pula.
Banyak yang masih bingung darimana perusahaan mendapat keuntungan dari member sultan, artinya member yang dari awal membeli banyak VP dan memiliki banyak paket atau biasa disebut fast track. Padahal member yang memiliki banyak paket juga sama sama hanya menonton 10 iklan seperti member biasa, lalu apakah perusahaan malah tidak rugi jika harus membayar keuntungan member yang paketnya banyak??
Poin penting yang harus dipahami bahwa Vtube membagi fase perusahaan menjadi 5. Dan fase kedua adalah fase e commerce, kapan dimulai fase kedua?? Nah inilah yang harus benar benar dipahami. Fase E commerce adalah fase toko online, dan mata uang yang dipakai haruslah bentuk View Points. Fase kedua hanya bisa dimulai ketika VP yang ada di pasaran telah cukup banyak. Mudahnya seperti ini, ketika produksi vp di pasaran masih sedikit kemudian dibuka fase e commerse dimana ada banyak barang yang bisa dibeli sedangkan vpnya tidak ada, lalu mau dibeli pakai apa?? Inilah mengapa untuk masuk ke fase 2 harus menunggu beberapa bulan hingga peredaran VP sudah banyak. Untuk mempercepat supply VP di pasaran, perusahaan membutuhkan member yang mau memakai modal alias membeli VP sehingga memiliki banyak paket. Banyak paket berarti produksi vp tinggi. Produksi vp tinggi artinya kebutuhan VP untuk masuk kr fase 2 akan semakin cepat terpenuhi. Bisa dibayangkan jika semua member Vtube adalah member gratisan yang produksi vpnya hanya 2vp per 40 hari, bisa bisa untuk masuk ke fase 2 harus menunggu bertahun tahun.
Konsep tersebut juga bisa menjawab pertanyaan mengapa perusahaan tidak membeli saja vp dari member?? Karena banyak member yang kesulitan untuk menjual VPnya. Perusahaan bisa saja langsung membeli vp dari member, tapi tidak untuk fase 1 karena di fase ini perusahaan membutuhkan banyak Vp yang beredar di pasar. Jumlah permintaan jauh lebih banyak dibandingkan penjualan. Jika perusahan langsung yang membeli vpnya maka peredaran vp di pasaran akan semakin lamgka dan semakin lama pula memasuki fase 2
Oke kita ibaratkan dengan Gojek. Yang pertama kali terlintas di pikiran ketika mendengar kata Gojek adalah Ojek online dengan kendaraan bermotornya. Pertanyaan yang sama yaitu "Kenapa Gojek tidak memiliki izin jasa operasional Dinas Perhubungan??" Karena Gojek hanyalah penyedia layanan, untuk masalah perizinan ya yang punya motor dong yang mengurus, kenapa harus gojek yang mengurusi izin kendaraan anda?? Kecuali jika motor yang digunakan adalah milik gojek. Sama seperti ini, kenapa Vtube tidak membutuhkan izin OJK?? Karena Vtube tidak mengurusi uang anda! Semua transaksi adalah pair to pair, artinya penukaran vp ke uang adalah melalui Exchanger, dijual dan dibeli oleh member. Melalui rekening masing masing. Jadi yang mengurusi perizinan uang siapa? Ya Bank masing masing yang anda gunakan untuk transaksi, vtube hanya memfasilitasi saja.
Tidak bisa, Vtube dilarang keras memproduksi vp dan dilarang mengambil keeuntungan dari member. Jika salah satu dilanggar maka Vtube melanggar perizinan yang telah dibuat, dan jelas akan dipidana.
Tidak, harga Vp tergantung kelangkaan supply yang ada di Pasar. Contohnya seperti ini, jika Vtube telah memasuki fase 2 dan menjual banyak barang, lalu banyak orang ingin membeli barang tersebut sehingga banyak orang membutuhkan VP yang diproduksi member. Semakin banyak yang membutuhkan maka persediaan vp semakin sedikit dan semakin langka. Disinilah harga Vp akan naik mungkin hingga 2-5$ tergantung demand yang ada saat itu.
Website ini bukan web resmi perusahaan, melainkan web support sebagai sarana untuk membantu team dalam mengembangkan Bisnis Vtube. Tidak ada klaim komisi, refund, atau klaim apapun yang dapat dibebankan pada pengelola. Semua kebijakan mengacu ke website resmi perusahaan.