Ikan Channa limbata adalah ikan air tawar dari keluarga Channidae (ikan gabus) yang banyak ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Nama ilmiah: Channa limbata
Nama umum: Gabus hias / snakehead kecil
Habitat: Sungai kecil, rawa, parit, dan perairan,
Ciri fisik: Tubuh memanjang, kepala mirip ular, warna cokelat keabu-abuan dengan pola garis atau bintik gelap di tubuh dan sirip
Ukuran: Relatif kecil, sekitar 15–25 cm
Pernapasan: Memiliki organ labirin sehingga dapat mengambil oksigen langsung dari udara
Sifat: Teritorial dan predator, memangsa ikan kecil, serangga, dan hewan air kecil
Manfaat: Populer sebagai ikan hias karena corak tubuhnya dan daya tahan yang kuat
Ikan ini dikenal tangguh dan mampu hidup di kondisi perairan dengan oksigen rendah.
Ikan Channa maru adalah ikan air tawar predator dari keluarga Channidae (snakehead/gabus) yang dikenal karena corak tubuhnya yang menarik dan sifatnya yang agresif.
Nama ilmiah: Channa marulius (sering disebut Channa maru di kalangan penghobi)
Nama umum: Giant snakehead / gabus maru
Habitat: Sungai besar, danau, waduk, dan rawa dengan arus lambat
Sebaran: Asia Selatan hingga Asia Tenggara
Ciri fisik: Tubuh besar dan memanjang, kepala lebar, warna dasar cokelat keemasan dengan pola bulat hitam (ocelli) di sisi tubuh
Ukuran: Dapat tumbuh sangat besar, hingga ±100–180 cm di alam
Pernapasan: Memiliki organ labirin, mampu bernapas langsung dari udara
Sifat: Sangat teritorial dan predator, agresif terutama saat dewasa
Pakan: Ikan kecil, udang, katak, dan hewan air lainnya
Manfaat: Dipelihara sebagai ikan hias predator dan juga bernilai konsumsi di beberapa daerah
Ikan Channa maru terkenal kuat, berkarakter galak, dan membutuhkan akuarium atau kolam yang sangat besar.