UJAS ACCU
Aki Motor
Aki Motor
Aki atau Accu motor merupakan komponen ada pada setiap motor. Alat ini mengandung arus listrik yang biasa digunakan untuk starter agar mesin pada motor dapat menyala. Selain itu, Aki juga membantu mengalirkan listrik untuk lampu dan klakson pada motor.
Berdasarkan pengertian diatas, fungsi aki motor yaitu menyimpan dan mengalirkan listrik pada motor. Jadi, daya listrik yang dihasilkan pada motor disimpan terlebih dahulu dan kemudian didistribusikan kepada komponen-komponen motor yang lainnya. Fungsi aki motor lainnya yaitu menstabilkan tegangan listrik.
Meskipun Aki sebenarnya bukan terbilang komponen vital, namun energi listrik yang tersimpan di dalam aki sangat berpengaruh besar terhadap kinerja komponen lainnya pada motor. Dalam kondisi tertentu bahkan jika terjadi kerusakan pada komponen aki, bisa membuat motor tersebut mogok dan sulit untuk dinyalakan. Oleh karenanya, sangat penting untuk menjaga komponen aki dalam keadaan baik agar dapat berkendara dengan nyaman dan aman.
Aki motor dibedakan menjadi dua jenis, yaitu Aki Basah dan Aki Kering. Berikut ini perbedaan antara Aki Basah dan Aki Kering.
1. Aki Basah
Perbedaan yang paling mudah dikenali antara aki basah dan aki kering adalah aki basah menggunakan elektrolit yang berbentuk cairan. Aki basah juga memiliki beberapa karakteristik lain yaitu;
Aki basah menggunakan wadah transparan. Tujuannya adalah agar cairan elektrolitnya mudah dipantau.
Ukuran kotak atau packaging-nya lebih besar.
Aki basah perlu mendapatkan perawatan ekstra. Aki harus sering diamati karena larutan atau cairan elektrolitnya mudah menguap dan menyusut, Hal ini juga membuat aki juga harus sering diisi larutan elektrolit agar larutan tersebut memiliki jumlah kapasitas yang stabil.
Aki basah ini terbilang bisa digunakan secara berulang-ulang (tergantung pemakaian).
Harganya relatif lebih murah dan terjangkau dibandingkan aki kering.
2. Aki Kering
Aki kering merupakan versi perbaikan dari jenis aki basah. Perbedaan yang paling mudah dikenali adalah aki kering menggunakan elektroda yang berbentuk gel. Aki kering memiliki beberapa karakteristik lain yaitu;
Aki kering menggunakan wadah yang berwarna atau tidak transparan.
Ukuran kotak atau packaging lebih kecil atau minimalis
Aki kering memiki perawatan yang lebih mudah karena aki kering memiliki elektroda yang berbentuk gel yang minim penguapan. Komponen aki kering tidak bisa diisi ulang, jika terjadi kerusakan maka harus ganti baru.
Harganya relatif lebih mahal dibandingkan aki basah.