Topi merupakan aksesori penutup kepala yang banyak dikenakan orang. Tak hanya berfungsi sebagai penutup kepala, di masa lalu, topi adalah indikator status sosial seseorang
Dalam dunia modern yang serba canggih, seluruh anak dituntut untuk bisa mengenyam pendidikan demi memenuhi tuntutan zaman. Bahkan anjuran ini bukan lagi bersifat individual, akan tetapi regional. Sehingga tiap pemerintah daerah diharuskan menjamin generasi nya layak sekolah. Berkesinambungan dengan hal tersebut, berikut logo pendidikan SD perlu Anda pahami:
Sebagai bentuk dasar sekaligus bingkai, logo Sekolah Dasar menggunakan lambang bintang persegi lima. Makna ini merujuk kepada dasar negara berupa Pancasila. Diharapkan para anak-anak didik dapat menjadi insan berkualitas akademik, sekaligus iptek dengan kepribadian mulia tersebut.
Di sisi lain, bintang persegi lima ini juga menyerupai kelopak bunga. Menandakan bahwa para generasi muda Indonesia merupakan tunas kebanggaan serta harapan bangsa. Oleh karenanya, Sekolah Dasar mempunyai kewajiban membekali mereka dengan nilai-nilai luhur demi memajukan negara.
Warna coklat menyerupai pigmen tanah di wilayah Indonesia yang terletak sepanjang garis khatulistiwa serta beriklim tropis. Letak geografis tersebut, membuat daerah terkait menjadi subur, gembur, serta tidak terlalu ekstrim iklim suhunya. Dengan kata lain, sudah sewajarnya anugerah ini dirawat sebaik-baiknya.
Apabila disatukan jumlah-jumlah tersebut menunjukkan angka 17 Agustus 1945. Tahukah Anda tanggal apakah itu? Ya benar. Bilangan tersebut merupakan hari dimana kemerdekaan bangsa Indonesia diraih dari Jepang dan Belanda, yang menjajah ketika masa dahulu setelah tertindas ratusan tahun.
Penggunaan simbol kapas dan padi menunjukkan kekayaan hasil bumi bangsa Indonesia. Adapun pita melambangkan, sebuah perayaan akan kemandirian diri negara dalam menjalankan roda pemerintahan dan rakyatnya. Diharapkan logo ini bisa melanggengkan semangat tersebut dalam pendidikan bangsa.
Pendidikan di Indonesia terdiri dari beberapa jenjang yaitu Sekolah Dasar (SD), kemudian Menengah Pertama (SMP) dan Akhir (Akhir). Meskipun sama-sama mendidik generasi bangsa dengan disertai ruh semangat meningkatkan kualitas akademik, tentu dibutuhkan pembeda antara ketiganya.
Oleh karenanya, diikut sertakan tulisan SD di bagian tengah atas lambang tersebut menjadi sebuah penanda, bahwa sang anak pemakai seragam ataupun pengguna sedang menempuh pendidikan sebagai seorang murid di institusi sekolah dasar.
Warna merah dan putih seakan-akan menjadi icon dalam berbagai macam logo institusi dalam negara Indonesia. Pasalnya, keduanya seakan sudah didaku sebagai lambang kebangsaan yang bermakna suci dan berani, sebagai mana diajarkan para pendahulu menjadi perpaduan karakter Ideal penerusnya.
Contoh logo Sekolah Dasar mengharapkan, para peserta didik dapat mulai menerapkan karakter suci serta berani tersebut dalam pribadi generasi muda sejak dini. Caranya, dengan menggunakan pendekatan praktek serta pemberian contoh yang baik dari sosok para guru pengajar mereka.