TEKNIK FISIKA
Peran Instrument Engineer sangat penting dalam industri, bagaimana instrumentasi yang menjalankan kerja industri dan Instrument Engineer yang membuat semua sistem kerja pada industri berjalan dengan seharusnya, dengan ilmu Teknik Fisika yang general diharapkan seorang yang menguasai Intrumentasi dan Kontrol dapat menjembatani para Ahli Teknisi lain dalam bidang mereka masing masing untuk mencapai kerja sama yang paling optimal dalam bentuk pencapaian tujuan sebuah indsutri
Fisika bangungan mengerjakan bidangnya dalam rekayasa fisika di dalam bangunan, dengan efisisensi energi yang dilakukan oleh bangunan. Fisika bangunan dapat menetapkan energinya dalam kualitas dan kuantitas penggunaannya. Ilmu Fisika Bangunan membuat bangunan yang menggunakan energi sekecil mungkin, namun peforma bangunan dalam menjaga kenyamanan bagi orang-orang di dalamnya tetap harus pada kualitas yang sangat baik.
Fisika Bangunan mempelajari semua ilmu fisika yang terbuat dengan semua fenomenan fisis yang terjadi pada bangunan.
Peminatan Energi Terbarukan di Teknik Fisika fokus pada pemanfaatan sumber energi ramah lingkungan seperti surya, angin, dan hidro. Mahasiswa mempelajari teknologi pembangkit energi, efisiensi sistem, dan pengelolaannya. Lulusan dapat bekerja sebagai engineer energi, manajer proyek, peneliti, atau di sektor industri dan kebijakan energi terbarukan
TEKNIK NUKLIR
Peminatan Fisika Medis di Jurusan Teknik Nuklir mempelajari penerapan prinsip fisika dan teknologi nuklir dalam bidang kesehatan, khususnya dalam diagnostik dan terapi medis. Mahasiswa mempelajari penggunaan radiasi, peralatan medis seperti CT scan, MRI, dan radioterapi, serta teknik pengukuran dan pengendalian dosis radiasi. Lulusan dari peminatan ini berpotensi bekerja sebagai fisikawan medis, spesialis radioterapi, atau peneliti dalam industri alat kesehatan, rumah sakit, serta lembaga pemerintah yang mengatur keselamatan radiasi dan teknologi medis
Peminatan Teknologi Energi Nuklir di Jurusan Teknik Nuklir mempelajari penerapan teknologi nuklir untuk menghasilkan energi, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir, reaktor, dan sistem keselamatan nuklir. Mahasiswa belajar tentang fisika reaktor, pengelolaan limbah nuklir, dan teknik pengoperasian reaktor. Lulusan dapat bekerja sebagai insinyur nuklir, operator reaktor, atau di sektor industri energi, penelitian, dan regulasi nuklir.