Energi ikatan biasa juga disebut sebagai energi disosiasi yang dinotasikan dengan D dapat didefinisikan sebagai jumlah energi dalam bentuk kalor (panas) yang dibutuhkan untuk dapat memutuskan ikatan antar atom dalam 1 mol suatu senyawa dalam keadaan berfase gas dengan satuan Standar Internasional (SI) yaitu kJ/mol.
Nilai energi ikatan atau energi disosiasi bisa kamu dapatkan dari literatur, seperti yang akan Burhan lampirkan di bawah ini diambil dari sumber literatur Brady, 1990
∆H = ∑Energi ikatan zat pereaksi – ∑Energi ikatan zat produk
∆H = ∑Energi ikatan pemutusan – ∑Energi ikatan pembentukan
No.1
Data nilai energi ikatan rata-rata diketahui seperti pada tabel.
CH2Cl2(g) + 2Cl2(g) → CCl4(g) + 2HCl(g)
Tentukan nilai entalpi reaksinya!
No.2
Gas metanol dapat terbentuk melalui reaksi reduksi gas formaldehid (HCHO) oleh gas hidrogen menurut reaksi berikut.
HCHO(g) + H2(g) → CH3OH(g)
Jika diketahui entalpi reaksi reduksi tersebut adalah 9 kJ mol–1 dan energi ikatan rata-rata C–H, C=O, O–H, dan H–H berturut-turut adalah 416, 799, 463, dan 432 kJ mol–1, nilai energi ikatan rata-rata C–O adalah ....