Kesetimbangan termal merupakan keadaan setimbang suatu sistem yang bergantung pada sistem lain didekatnya dan sifat dinding pemisah. Dinding yang memisahkan sistem dengan lingkungannya disebut dengan dinding adiabat atau dinding diaterm. Menurut Postulat Hukum awal alias Zeroth Law ( R.H. Fowler). “Dua sistem yang berada dalam kesetimbangan termal dengan sistem ketiga berarti kedua sistem tersebut dalam kesetimbangan termal satu sama lainnya”. Ciri dari sistem termodinamika pada keadaan makroskopisnya yaitu terdapat suatu koordinat tertentu. Perubahan koordinat dapat mempengaruhi keadaan suatu sistem. Kesetimbangan termal terjadi apabila tidak ada perubahan spontan dalam koordinat sistem yang setimbang mekanis dan setimbang kimia bila sistem dipisahkan dari lingkungan dengan dinding diaterm. Dalam kesetimbangan termal tempeatur sistem sama dengan temperatur lingkungannya. Jika tidak maka akan terjadi perubahan keadaan dan berlangsung sampai kesetimbangan tercapai. Misanya, jika dinding pembatas suatu sistem adiabat, maka keadaan X dan Y untuk sistem yaitu sistem A dengan X’ dan Y’ dengan sistem B. Keempat kuantitas tersebut bersama-sama sebagai keadaan setimbang dengan harga sesuai yang dimiliki. Selain itu, dinding tersebut harus mampu menahan tegangan yang ditimbulkan oleh perbedaan antara kedua perangkat koordinat.
termodinamika yang terjadi dalam lemari es dengan menggunakan energi listrik untuk memanfaatkan refrigeran dalam menghantarkan panas dari suhu rendah ke suhu tinggi.
Sumber : https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_dir/6c9ecb75930a8e2bd1370a594bf32e59.pdf
Rifda Arum https://www.gramedia.com/literasi/hukum-termodinamika/