Arduino IDE (Integrated Development Environment) merupakan perangkat lunak resmi yang digunakan untuk menulis, mengunggah, dan mengelola kode pada mikrokontroler Arduino. Dikembangkan oleh Arduino.cc, software ini menjadi jantung utama dalam pengembangan berbagai proyek berbasis sistem tertanam (embedded system) dan otomatisasi.
Dalam konteks teknik pertanian, Arduino IDE sering dimanfaatkan untuk pembuatan sistem kendali otomatis, seperti pengatur irigasi berbasis sensor suhu dan kelembapan, alat monitoring kondisi tanah, serta sistem penyiraman tanaman cerdas di rumah kaca (greenhouse).
Kelebihan Arduino IDE terletak pada kesederhanaan dan kompatibilitasnya yang luas. Antarmukanya mudah dipahami bahkan oleh pemula, dengan dukungan bahasa pemrograman C/C++ sederhana dan berbagai pustaka (library) yang mempermudah integrasi sensor maupun aktuator. Selain itu, IDE ini mendukung banyak varian board seperti Arduino Uno, Mega, Nano, dan ESP32, serta dapat digunakan di berbagai sistem operasi.
Versi terbaru Arduino IDE kini menghadirkan tampilan modern, kecepatan kompilasi lebih cepat, serta dukungan auto-completion dan deteksi error yang lebih baik. Dengan sifatnya yang open-source, Arduino IDE sangat direkomendasikan bagi mahasiswa teknik pertanian untuk mempelajari dasar sistem kontrol otomatis dan Internet of Things (IoT) di bidang pertanian modern.
Sistem Operasi: Windows 10/11 (64-bit), macOS 10.15 ke atas, atau Linux
Prosesor: Intel/AMD Dual-Core 1.6 GHz atau lebih tinggi
RAM: Minimal 2 GB (disarankan 4 GB atau lebih)
Penyimpanan: 500 MB ruang kosong untuk instalasi dan library tambahan
Port USB: Diperlukan untuk menghubungkan board Arduino
Koneksi Internet: Dibutuhkan untuk instalasi library dan update board
link download dan video tutorial : https://drive.google.com/drive/folders/1YXWxTAf1bpEqnHjnFZQbMJ6MLRJVM6f4?usp=drive_link