MODUL PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran : Teknik Audio Video (TAV)
Judul Materi : Membuat Program Aplikasi Sederhana dengan Mikrokontroler
Jenjang : SMK (Kelas XI TAV)
A. Pendahuluan
Perkembangan teknologi audio dan video modern tidak dapat dipisahkan dari penggunaan sistem kendali digital berbasis mikrokontroler. Hampir seluruh peralatan audio–video saat ini, seperti mixer digital, amplifier aktif, kamera digital, sistem otomatisasi studio, dan perangkat smart AV, menggunakan mikrokontroler sebagai pusat pengendali.
Oleh karena itu, peserta didik jurusan Teknik Audio Video perlu memiliki kompetensi dasar dalam memahami cara kerja mikrokontroler serta mampu membuat program aplikasi sederhana yang dapat mengendalikan perangkat input dan output. Modul ini disusun sebagai panduan pembelajaran yang sistematis, praktis, dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja (IDUKA).
B. Capaian Pembelajaran
Setelah mempelajari modul ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian dan fungsi mikrokontroler.
Mengidentifikasi bagian-bagian utama mikrokontroler.
Menjelaskan konsep dasar pemrograman mikrokontroler.
Menggunakan perangkat lunak pemrograman mikrokontroler.
Membuat program aplikasi sederhana untuk mengendalikan input dan output.
Menerapkan program mikrokontroler pada rangkaian sederhana bidang audio video.
C. Peta Konsep
Mikrokontroler
→ Sistem Minimum Mikrokontroler
→ Input (Sensor, Tombol, Potensiometer)
→ Output (LED, Buzzer, Relay, Motor)
→ Bahasa Pemrograman
→ Program Aplikasi Sederhana
D. Pengertian Mikrokontroler
Mikrokontroler adalah sebuah sistem komputer mini dalam satu chip (IC) yang di dalamnya sudah terdapat:
CPU (Central Processing Unit)
Memori Program (Flash)
Memori Data (RAM)
Port Input/Output (I/O)
Timer dan Counter
ADC (Analog to Digital Converter)
Mikrokontroler digunakan untuk mengendalikan suatu sistem secara otomatis berdasarkan program yang ditanamkan di dalamnya.
Contoh mikrokontroler yang umum digunakan di SMK:
Arduino (ATmega328P)
ATmega series
ESP8266 / ESP32
PIC Microcontroller
E. Sistem Minimum Mikrokontroler
Sistem minimum mikrokontroler adalah rangkaian paling dasar agar mikrokontroler dapat bekerja. Sistem ini terdiri dari:
Mikrokontroler
Catu daya (Power Supply)
Osilator / Kristal
Rangkaian Reset
Rangkaian Input dan Output
Pada platform Arduino, sistem minimum ini sudah terintegrasi dalam satu board sehingga lebih mudah digunakan untuk pembelajaran.
F. Konsep Dasar Pemrograman Mikrokontroler
Pemrograman mikrokontroler adalah proses menuliskan instruksi logika agar mikrokontroler dapat menjalankan tugas tertentu.
Konsep dasar yang harus dipahami:
Algoritma: Urutan langkah logis untuk menyelesaikan masalah.
Flowchart: Diagram alir program.
Bahasa Pemrograman: Bahasa C/C++ (Arduino IDE).
Struktur Program:
Inisialisasi
Proses
Output
Struktur Program Arduino:
setup() : Berjalan satu kali saat mikrokontroler menyala.
loop() : Berjalan terus-menerus selama mikrokontroler aktif.
G. Perangkat Lunak dan Perangkat Keras
1. Perangkat Lunak
Arduino IDE
Driver USB Arduino
2. Perangkat Keras
Board Arduino Uno
Kabel USB
Breadboard
LED
Resistor
Push Button
Buzzer
Kabel jumper
H. Contoh Program Aplikasi Sederhana
1. Program Menyalakan LED
Tujuan: Memahami output digital.
Prinsip kerja:
Mikrokontroler memberikan logika HIGH untuk menyalakan LED
Logika LOW untuk mematikan LED
Langkah kerja:
Hubungkan LED ke pin digital Arduino melalui resistor.
Atur pin sebagai OUTPUT.
Kirim sinyal HIGH dan LOW secara bergantian.
Aplikasi pada TAV:
Indikator power amplifier
Indikator status sistem audio
2. Program Tombol Mengendalikan LED
Tujuan: Memahami input digital.
Prinsip kerja:
Tombol ditekan → LED menyala
Tombol dilepas → LED mati
Aplikasi pada TAV:
Tombol mute
Tombol ON/OFF sistem
3. Program Buzzer sebagai Alarm
Tujuan: Mengendalikan output suara sederhana.
Aplikasi pada TAV:
Alarm overheat amplifier
Indikator kesalahan sistem
I. Penerapan Mikrokontroler pada Bidang Audio Video
Contoh penerapan nyata:
Pengontrol volume digital
Sistem otomatis ON/OFF amplifier
Pengatur switching input audio
Timer recording studio
Indikator level sinyal audio
J. Keselamatan Kerja
Dalam praktik mikrokontroler, peserta didik harus memperhatikan:
Tegangan kerja rangkaian
Polaritas komponen
Penggunaan resistor pembatas
Kerapian instalasi kabel
Mematikan catu daya sebelum merangkai
K. Rangkuman
Mikrokontroler merupakan inti dari sistem kendali digital pada peralatan audio video modern. Dengan memahami konsep dasar pemrograman dan mampu membuat program aplikasi sederhana, peserta didik memiliki bekal penting untuk pengembangan sistem audio video berbasis otomasi dan digital.
L. Evaluasi
Soal Pilihan Ganda
Mikrokontroler adalah …
Fungsi utama setup() pada Arduino adalah …
Port I/O digunakan untuk …
Soal Uraian
Jelaskan perbedaan input dan output pada mikrokontroler.
Sebutkan contoh penerapan mikrokontroler di bidang audio video.
Jelaskan langkah membuat program LED sederhana.
M. Penugasan Praktik
Buatlah sebuah program mikrokontroler sederhana untuk:
Menghidupkan LED menggunakan tombol
Menambahkan buzzer sebagai indikator
Lengkapi dengan:
Diagram rangkaian
Flowchart program
Penjelasan cara kerja
Disusun oleh:
Guru Teknik Audio Video