Al-Qur'an, Kitab Suci yang Kehilangan Kesuciannya
Polemik yang ditimbulkan dari peristiwa viral Qari'ah yang disawer saat tengah melantunkan ayat suci Al-Qur'an menjadi salah satu bentuk hilangnya hakikat dan kesucian Al-Qur'an itu sendiri. Kitab suci umat Muslim seolah kehilangan eksistensinya sebagai petunjuk dan pedoman umat Islam.
Tindakan itu tentu sangat bertentangan dengan Islam, di saat Khalifah Umar bin Khattab bergetar hatinya karena mendengar lantunan kalam Allah hingga menjadi sebabnya masuk Islam, bagaimana dengan umat Islam sekarang? Orang-orang Islam sendiri bahkan menganggapnya seperti penyanyi yang melantunkan lagu dengan indah. Ayat Qur'an yang agung dikerdilkan hanya sebatas hiburan, tidak peduli akan makna yang tersimpan apalagi hati yang bergetar karena iman. Intinya merdu dan enak didengar.
Teringat akan sahabat-sahabat Rasulullah yang menangis, merasa tersungkur, dan tertunduk saat saat dilantunkan Al-Qur'an. Kita? Masih sangat jauh sekali.
Al-Qur'an justru dialih fungsikan hanya sebatas pembukaan acara seremonial, pernikahan, khitanan, syukuran. Setelah itu, tak ada terdengar dalam kehidupan. Ada pula yang menjadikannya jimat pengusir setan. Diletakkan di ruang tamu, kamar, tak ayal hanya sebatas agar rumah aman dari gangguan. Ayat kursi yang dihafal bukan untuk mengingat kebesaran Allah, tapi teringat akan kuntilanak, pocong atau genderuwo.
Ingat kembali tentang kasus laki-laki yang menginjak Al-Qur'an, seorang mahasiswa yang menyebut Qur'an sebagai firman yang pingsan, wanita yang mengenakan baju bermotif ayat suci Al-Quran, membakar dan mengencingi Al-Quran atas nama kebebasan, sepatu yang berhiaskan lafadz Al-Quran.
Sebegitu rendahnya umat sekarang memandang Al-Qur'an. Mau tahu yang lebih miris? Pada tahun 2022, riset Dewan Masjid Indonesia menunjukkan 65% penduduk Indonesia buta huruf Al-Qur'an. Jika penduduk Muslim berjumlah 223 juta jiwa, maka sekitar 145 juta penduduk buta huruf Al-Qur'an.Â
Saat melihat Qariah disawer kemarin, Allah seakan menampar kita yang bisa membaca Quran dengan baik, tilawah setiap hari, dan bisa merasa tenang dengan Quran, hey, bangun! Keluar dari zona nyamanmu, ratusan jiwa di luar sana tak mampu membaca Al-Quran dan tidak tahu pedoman hidupnya, bangunlah. Bergeraklah.