TUMPUK

Tanggal: 2-8 Februari 2025

NEHA Hub, Jakarta Selatan

Pameran Tumpuk merupakan pameran dua dimensi yang mengangkat fenomena penumpukan limbah akibat pola konsumsi berlebihan dalam kehidupan modern. Melalui pendekatan seni visual, Tumpuk menjadi ruang refleksi atas relasi manusia dengan konsumsi, limbah, dan keberlanjutan lingkungan.

Karya-karya dalam pameran ini memanfaatkan limbah sebagai medium utama. MG Pringgotono menggunakan plastik kresek berlapis untuk merepresentasikan perilaku konsumtif manusia yang terus menumpuk dan sulit terurai. Sopyan Triatmaja mengolah limbah tekstil konveksi menjadi karya berbasis peta yang menggambarkan lokasi pembuangan akhir sampah, sebagai kritik terhadap industri fashion. Sementara itu, Kautsar Caesandriano memanfaatkan sisa denim dengan teknik sashiko untuk menyoroti budaya konsumsi, FOMO, serta jejak polusi industri mode.

Bertepatan dengan momentum Hari Sampah Nasional (Februari), pameran Tumpuk menegaskan bahwa limbah bukan sekadar residu tak bernilai, melainkan medium yang menyimpan makna, kritik sosial, dan potensi estetika. Pameran ini menjadi ajakan bagi audiens untuk meninjau ulang kebiasaan konsumsi serta membangun kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan tanggung jawab ekologis dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber: E-booklet: Pameran Tumpuk